Jalan Tol Benoa-Nusa Dua Segera Digarap

Selasa, 29 November 2011 Dibaca : 2094 kali
Jalan Tol Benoa-Nusa Dua Segera DigarapSumber Foto : google.com/ilustrasi

Beritabali.com, Denpasar. Selain proyek jalan underpass atau bawah tanah, dalam waktu dekat di Bali juga akan dibangun jalan tol yang menghubungkan Benoa-Nusa Dua. Kedua proyek ini diharapkan akan dapat mengatasi masalah kemacetan di Bali, khususnya di wilayah Kabupaten Badung bagian selatan seperti Kuta hingga Nusa Dua.
 
Deputi Menteri BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin mengatakan, proyek jalan tol Benoa menuju Nusa Dua, Kabupaten Badung akan segera dibangun sebagai terobosan guna mengatasi kemacetan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Awalnya proyek tersebut akan dibangun swasta melalui jalur darat lewat Serangan, Kota Denpasar menuju Benoa-Nusa Dua dengan total biaya Rp5,5 triliun. Setelah dua kali tender dengan skema sektor swasta pembiayaan melalui kemitraan publik (Publik Private Partnership/PPP) ternyata proyek itu sepi peminat,"jelasnya di Nusa Dua (28/11).

Akhirnya PT Jasa Marga bersama sejumlah BUMN lainnya membuat terobosan jalan tol di tepi pantai dengan biaya hanya Rp 2 triliun dan tidak membutuhkan anggaran pemerintah (APBN). "Nanti pada 21 Desember 2011 konstruksi jalan tol tersebut akan dimulai,"ujarnya.

Terkait rencana ini, DPRD Provinsi Bali menyatakan akan melakukan pengawasan terhadap proyek pembangunan jalan tol  yang menghubungkan Benoa, Kota Denpasar ke Nusa Dua, Kabupaten Badung.

"Itu memang proyek pusat, tetapi kami disini tetap melakukan pengawasan terhadap pembangunan tersebut. Pengawasan teknis akan dilakukan oleh instansi terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum," kata Sekretaris Komisi III DPRD Bali I Gusti Made Suryantha Putra di Denpasar, Selasa (29/11).

"Yang menikmati hasil pembangunan tersebut adalah warga Bali. Maka dari itu kita harus bersama-sama melakukan pengawasan. Nantinya setiap bulan kami akan minta 'progress report' proyek tersebut. Kita belajar dari pengalaman proyek-proyek yang banyak bermasalah. Seperti ambruknya jembatan Kutai-Kertanegara (Kukar) di Kalimantan Timur. Kita tidak ingin itu terjadi di Bali," ujarnya. (dev)

  • Lihat Arsip Berita Lainnya :
  •  

0 Comments

  1. No rows to display

Kirim Komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar. *

Anda belum login sebagai member,

Masukkan username anda

Masukkan password anda

Kirim Komentar Anda


Tidak Terbaca? Klik Untuk ganti text.

Ketik kode keamanan di atas