• Anda Ingin Beriklan di sini ? Hubungi Kami : 0361-426623 atau melalui Email : marketing@beritabali.com
DENPASAR
BADUNG
GIANYAR
BANGLI
KLUNGKUNG
KARANGASEM
BULELENG
TABANAN
JEMBRANA
[Denpasar.Hukum & Kriminal] 25.07.2010 20:39
Usai Pesta Narkoba, Dua Residivis Diciduk Beritabali.com, Denpasar, Dua residivis Yon Helmi (33) asal Karangasem dan Ketut Suardika alias Karmen (39) asal Blahbatuh, Gianyar, diringkus jajaran reskrim Polsek Denpasar barat, pada Senin (19/7). Keduanya ditangkap setelah menggelar pesta sabu di tempat kos di bilangan Jalan Buana Raya, Gg Surya No. 1 kamar nomor 4, Denpasar.
Menurut Kapolsek Denbar AKP Andi Prihastomo kedua tersangka memiliki peran berbeda. Tersangka Yon Helmi adalah maling khusus targetnya kamar kos.
Kelak bila berhasil menjarah barang orang lain, uangnya akan dipakai untuk membeli sabu-sabu dan yang bertugas membelinya adalah Karmen. Pemuda ini yang membelinya dari bandar narkoba bernisial XL (buron).
“Mereka pesta narkoba di kamar kos dengan biaya dari hasil curian,” jelas Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu I Wayan Wesnawa Adi Putra, pada Minggu (25/7).
Kapolsek mengatakan, kedua tersangka telah beraksi di 13 TKP. Diantaranya, Nusa Dua, Kuta, Jalan Imam Bonjol, Jalan Gunung Salak serta Panjer.
“Barang bukti yang disita berupa sebuah laptop, sepuluh jam tangan, dua kamera digital, sebuah handycam, dua kacamata, sebuah buku tabungan dan empat kartu ATM,” ungkapnya.
Dikatakan Kapolsek, tersangka Yon adalah spesialis pencuri kamar kos wanita. Barang curian dijual dan digadai di kawasan Teuku Umar dan Panjer. Tersangka Yon telah beraksi sejak awal Januari 2010 dan bebas saat ditahan di rumah tahanan Klungkung.
“Dia dua kali terlibat kasus pencurian yakni tahun 2007 di Polsek Denbar lanjut menghuni LP Kerobokan selama tujuh bulan. Karena di Klungkung juga terlibat, dia pun dipindah dan menjalani hukuman percobaan selama 19 bulan,” kata Kapolsek.
Sementara tersangka Karmen juga residivis dan mendekam di rutan Gianyar karena tersangkut kasus togel. Selama menghuni bui, dia berkenalan dengan Komang XL yang biasanya dipesan narkoba lewat Hp. (Spy)
koplo
, 27.07.2010 dari 202.57.25.219 : @wayangombloh: kenapa siehhh kamu? apa adikmu jadi korban bandit-bandit tengik itu? sudahlah bro, mari kita saling memaafkan.
9
koplar
, 27.07.2010 dari 202.155.49.178 : ijinkan saya berdana punia semacam ini ke pemirsa.
suksme.
8
koplar
, 27.07.2010 dari 202.155.49.178 : kita mestinya saling menjaga dan care terhadap lingkungan, nilai manusia akan sempurna bila sisi kemanusiaan itu yang diungkapkan, menolong sesama dan isi alam menuju kesentausaan, mari membagi kasih dengan merawat diri dan sekeliling dengan mengedepankan kemanusiaan.
7
koplar
, 27.07.2010 dari 202.155.49.178 : menghukum pengguna narkoba akan efektif bila ada rasa kasih, bukan menyakiti, mesti di rehabilitasi konsepnya, yang dihukum berat adalah dalangnya, masalahnya kok sang dalang nyaris tak ketangkep......sang dalanglah manusia yang bukan manusia.
6
koplar
, 27.07.2010 dari 202.155.49.178 : lahir sebagai manusia adalah anugrah sangat tinggi, roh2 disana rebutan ingin mendapatkan wadah/jasad sebagai manusia, kalau sudah menjadi manusia...kenapa berkah itu disia2kan?
kesadaran inilah sering tak dipunyai orang.
5
koplar
, 27.07.2010 dari 202.155.49.178 : seri tulisan ini akan hambar bila tak ada sentuhan kesadaran, maka akan sangat berguna bila ada kemauan untuk mengisi hidup dengan arah yang positif, jauhi segala bentuk penghancuran diri sendiri. termasuk narkoba, minum2an keras, zat2 yang membahayakan tubuh, termasuk tatto sekalipun.
4
koplar
, 27.07.2010 dari 202.155.49.178 : menghindari bergaul dengan menusia yang bukan manusia sangatlah bijaksana, karena hidup kita singkat, tak cukup waktu untuk membenahi nasib sendiri, kenapa hidup singkat mesti diisi dengan kegagalan?
3
koplar
, 27.07.2010 dari 202.155.49.178 : kalau seseorang mengajak orang lain ke jalan kegelapan ini, apapun alasannya, apalagi memang sadar ingin mengajak ke jalan gelap, mungkin manusia itu hanyalah manusia yang didalamnya bukan manusia.
2
koplar
, 27.07.2010 dari 202.155.49.178 : inilah pilihan hidup, ada unsur kebodohan, karma, ego, empati, kesombongan diri.rnapa sii tujuan hidup itu? kalau sudah berkenalan dengan jalan kegelapan maka akan ada sisi kegelapan manusianya akan terkoreksi ingin muncul, mulailah bensinnya tersulut api, mulailah bermain api, kocap.
1
wayangombloh
, 26.07.2010 dari 202.57.25.90 : aku mau ketemu kedua orang itu karena membuat keponakanku ma adiku traoma,,, mau liat potongan malingnya,,,dimana di tahan kamu sekarang,, mudah2an pihak kepolisian ngak ragu2 menahan ato mungkin klu ampe bebas mereka ber2 siap2 aja,, kalian...