Kampung Nelayan Teluk Tempoyak, Surganya Penggila Ikan Bakar

Sabtu, 30 April 2016 | 08:05 WITA

Kampung Nelayan Teluk Tempoyak, Surganya Penggila Ikan Bakar

bbn/rls

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM

   Males Baca?

Beritabali.com, Jakarta. Ada hal yang unik dari kampung nelayan di tepian tenggara Pulau Penang -  Malaysia ini.

Jika Anda mengetikan namanya (Teluk Tempoyak) di laman pencarian situs Google, hasil yang keluar di laman-laman pertama pasti menyebutkan ketenaran ikan bakarnya.

Berada di sebelah selatan Batu Maung, Kampung Nelayan Teluk Tempoyak memang menjadi destinasi utama untuk kuliner laut segar.

Jika pecinta ikan bakar meminta rekomendasi kedai makan dari penduduk negeri jiran ini, nomor 1 yang pasti disebut adalah desa nelayan Teluk Tempoyak.

Lokasi kampung nelayan ini hanya 20-30 menit berkendara dari Bandara Internasional Penang. Itu artinya, wisatawan yang berasal dari luar kota/negeri bisa terbang dulu ke Penang.

Dari Indonesia, ada maskapai premium Malaysia Airlines yang siap mengantar Anda ke Penang dengan nyaman dan aman. Untuk masalah biaya, kini tiket termurah maskapai nasional Malaysia tersebut sudah bisa Anda pesan via Traveloka.

Kedai makanan laut di Teluk Tempoyak jumlahnya sangat sedikit, tidak sampai 10 buah.

Salah satu kedai makan ikan bakar yang paling banyak diulas terbaik oleh wisatawan adalah Adnan bin Hassan -  Ikan Bakar dan Nasi Lemak.

Kedai ikan bakar ini tampil sederhana di tepi laut, bersisian dengan dermaga kayu.

Sembari makan, orang bisa melihat aktivitas kampung nelayan lokal yang masih sangat menjaga nilai tradisionalnya.

Meski tampil tak mewah, pengunjung yang ketagihan makan di sini berasal dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk orang elit kelas atas!

Kedai Adnan bin Hassan menjual makanan laut segar yang hanya diolah dengan cara dibakar.

Di sini, pilihan makanan laut beragam (tak terbatas pada ikan saja).

Selain ikan, ada pula udang, ketam, cumi, dan kepiting.

Bahan makanan laut tersebut semuanya didatangkan dari hasil tangkapan nelayan lokal sehingga terjamin kesegarannya.

Ikan langsung didatangkan dari kapal nelayan yang ditangkap pada hari yang sama.

Ikan laut adalah menu paling populer di sini.

Beberapa pilihan ikan yang ditawarkan dalam menu di Adnan bin Hassan adalah ikan siakap (kakap) putih, ikan jenahak, ikan kerapu, ikan merah, dan ikan bawal talang.

Harganya terbilang murah, mulai dari 25RM (sekitar Rp. 84 ribuan) dengan hitungan per ekor atau per kg (tergantung jenis ikan).

Yang membuat ikan bakar di tempat ini sangat spesial adalah cara membakar dan bumbu spesial yang digunakan.

Ikan yang akan dibakar dibelah dua lalu dibalur dengan bumbu dan sambal spesial.

Setelahnya, ikan dibungkus dengan daun pisang baru kemudian dibakar.

Paduan sambal dan daun pisang ini menjadikan ikan matang sempurna, tetap empuk, dengan bumbu yang meresap, dan beraroma unik.

Untuk menemani santapan ikan bakar, ada beberapa pilihan sambal yang turut dihidangkan bersama.

Ada sambal kecap dan jeruk, sambal belacan (terasi), serta sambal bawang.

Agar kenyang puas, penggila ikan bakar bisa menyantap ikan bersama dengan hidangan laut bakaran lainnya.

Temani hidangan tersebut dengan nasi putih atau nasi lemak.

Jika ingin tambahan sayuran atau lauk lain, bisa memesan dari kedai makanan di dekatnya.

Minuman bisa dibeli pada kedai khusus yang berada satu area dengan Adnan bin Hassan.

Jika Anda sudah tergiur untuk segera menyicipi ikan bakar terenak dari Teluk Tempoyak tersebut, jangan lupa catat waktu operasional kedai Adnan bin Hassan.

Kedia ini buka dari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 6 sore hingga menjelang tengah malam. [bbn/rls]


Sabtu, 30 April 2016 | 08:05 WITA


TAGS: Traveloka




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

Nama Jumlah Donasi
Semeton
Rp 70,000
Ni Ketut Sukerti A.
Rp 30,000
I Gede Budiarta
Rp 100,000
Budiman
Rp 500,000
Nonika Mita Dewi
Rp 35,000

Jumlah Donatur sampai saat ini: 19 Donatur
Total Donasi sampai saat ini: Rp 6,485,000

Dimulai sejak Sabtu, 11 Februari 2017