Rai Mantra : Pemuda Kunci Utama Sebuah Perubahan

Rabu, 31 Agustus 2016 | 06:15 WITA

Rai Mantra : Pemuda Kunci Utama Sebuah Perubahan

bbn/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM

   Males Baca?

Beritabali.com, Denpasar. Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menjadi Pembicara dan Narasumber Student Day Iustitia yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Unifersitas Udayana (UNUD), Selasa (30/8) di Aula Fakultas Hukum UNUD. 
 
Di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Unud  Walikota Rai Mantra memaparkan mengenai cara membangkitkan nasionalisme dan peran strategis pemuda dalam perspektif pendidikan karakter mahasiswa, dikarenakan pemuda merupakan kunci utama dalam semuah perubahan. 
 
Menurutnya, aset terbesar yang di miliki bangsa Indonesia saat ini adalah Pemuda. Dikarenakan pemuda merupakan sebuah kunci dasar dari semua perubahan, dari jaman sejarah sebuar orde itu pasti pemuda yang sangat berperan penting didalam membawa arah perubahan. 
 
Lebih lanjut di tambahkan, Nasionalisme merupakan kesadaaran sebuah keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan dan mengabdikan identitas, intergritas, kemakmuran dan kekuatan bangsa itu dengan semangat kebangsaan. 
 
Masalah nasionalisme merupakan masalah yang global, jadi kita ini harus mengetahui sekarang ini kita hidup di era apa. Dimana kita ini ada di empat era, kalau pada tahun 70an kita ada di era pertanian, terus masuk ke era 80an kita berada di era industrialisasi, masuk ke era 90an kita berada di era telekomunikasi, dan sekarang ini kita berada di era kreativitas yakni ekonomi kreatif. 
 
Semua harus dipahami betul terlebih dahulu, jadi walaupun jaman ini terus silih berganti, tetapi jangan jaman ini mengkikis identitas kita, tetap rasa nasionalisme itu harus ada, karena nasionalisme itu harga mati. Nasionalisme itu bisa di mulai dengan hal-hal yang mudah dengan menjadikan sesuatu yang ada di sekitar kita menjadi sebuah kecintaan. Rai Mantra mencontohkan , seperti  mencintai produk dalam negeri,  mencintai kuliner kita sendiri dengan cara mempromosikan apa yang kita miliki ini dan menikmatinya sebagai hasil sebuah budaya bangsa.
 
Selebihnya Rai Mantra mengatakan karakteristik yang tumbuh ini juga merupakan masalah nasionalisme, bagaimana kita membangkitkan nasionalisme itu, yakni kita harus memiliki entreprenurship, memiliki kreativitas, dan harus produktif, karena yang kita hadapi di dunia ini adalah sebuah karakter, karena karakter itu merupakan sebagai outcome. 
 
Jadi karakteristik yang diciptakan untuk memperkuat nasionalisme dan mempertahankan serta untuk mengembangkan dari pada masalah bernegara harus dimulai dari sebuah entreprenurship, kreativitas, dan produktif sebagai suatu kekuatan bangsa yang harus di tanamkan kepada para pemuda-pemuda di Indonesia sekarang ini.[bbn/rls/psk]


Rabu, 31 Agustus 2016 | 06:15 WITA


TAGS: denpasar




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: