Bangun Kemandirian Generasi Muda, Wagub Berharap Pendidikan Pramuka Diaktualisasikan

Jumat, 18 November 2016 | 10:58 WITA

Bangun Kemandirian Generasi Muda, Wagub Berharap Pendidikan Pramuka Diaktualisasikan

Wakil Gubernur Ketut Sudikerta saat menjadi pembina apel Siaga Kemah Aksi Pramuka Peduli Tahun 2016 di Bumi Perkemahan Tugu Pahlawan Tanah Aron, Desa Bhuana Giri, Bebandem, Karangasem, Kamis (17/11). [source: istimewa]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM

   Males Baca?

Beritabali.com - Denpasar. Pendidikan kepramukaan yang menitik beratkan pada pembinaan mental dan karakter setiap anggotanya untuk melatih mandiri dengan berbagai ketrampilan non formal, diharapkan bisa diaktualisasikan dalam kegiatan nyata. Seperti halnya, pengetahuan tentang penanganan bencana diharapkan bisa mendukung instansi terkait dan membantu masyarakat dalam menangani musibah bencana yang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Ketut Sudikerta saat menjadi pembina apel Siaga Kemah Aksi Pramuka Peduli Tahun 2016 di Bumi Perkemahan Tugu Pahlawan Tanah Aron, Desa Bhuana Giri, Bebandem, Karangasem, Kamis (17/11).

 
“Disetiap daerah di Bali kan ada pendidikan Kepramukaan, dengan pelatihan-pelatihan yang diberikan oleh istansi terkait penanganan bencana diharapkan dapat mendukung penanganan bencana tersebut dimana pramuka itu berada, sebagai aksi nyata dari pelatihan yang didapat,” ungkap Sudikerta. 
 
Wagub Sudikerta lebih jauh mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan tersebut, yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pendidikan pramuka di Bali. Wagub Sudikerta berharap kegiatan tersebut benar-benar diikuti dengan baik, karena menurutnya dengan terlibat aktif dalam semua kegiatan yang dilaksanakan akan dapat menumbuhkan rasa saling asah, asih, dan asuh diantara para peserta, serta bisa menjadi ajang bertukar wawasan dintara peserta. Sehingga hal ini bisa menambah khasanah ilmu pengetahuan. Dengan mengikuti kegiatan yang sifatnya positif tersebut, para peserta juga diharapkan bisa terhindar dari pergaulan dan perilaku negatif, seperti penggunaan obat-obatan terlarang yang bisa mengganggu masa depan para generasi muda.
 
Sementara itu, Ketua Panitia  Kegiatan, Bagus Partha Wijaya dalam laporannya menyatakan kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para peserta yang nantinya bisa bermanfaat dalam mengembangkan potensi pribadi maupun klompok dalam kehidupan sosial khususnya penanggulangan bencana. Senada dengan Wagub Sudikerta, Ia pun menyatakan lewat kegiatan tersebut, para peserta menjadi tenaga terlatih, yg bisa menjalin kemitraan dengan institusi pemerintah. Kegiatan yang dilaksanakan menurutnya tidak hanya sebatas lingkup kepramukaan, tetapi juga keagamaan dan sosial, serta aksi peduli diantaranya pemberian bantuan sembako, distribusi bersih, pemberian bantuan alat  tulis, bedah rumah dan penanaman pohon
 
Acara Apel Siaga juga diisi dengan acara pemberian santunan kepada enam orang anak yatim asal Desa Bhuana Giri, serta penyerahan rompi kepada pejabat yang dinilai aktif dalam aksi peduli pramuka diantaranya kepada Wakil Bupati Karangasem, Perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karangasem, SAR Kabupaten Karangasem, BPD Cabang Karangasem, serta Pimpinan Radar Bali. 
 
Wagub Sudikerta Kala itu turut didampingi Inspektur Provinsi Bali Ketut Teneng, Ketua Kwartir Pramuka Bali yang Juga menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali Ketut Wija. [wrt]


Jumat, 18 November 2016 | 10:58 WITA


TAGS: pramuka apel




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: