"Bagaimana Kenken Ne PAM! Air Kok Ngadat Seminggu", Keluh Warga Tidak Bisa Mandi

Kamis, 24 November 2016 | 07:15 WITA

Sudah seminggu, warga Jembrana tak kebagian air bersih dari PAM. [source: istimewa]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM

   Males Baca?

Beritabali.com - Jembrana. Sejumlah warga Desa Budeng, Jembrana belakangan ini mengeluhkan air PAM tidak mengalir sejak sepekan. Bahkan protes terhadap pelayanan PDAM Jembrana ini tidak hanya disampaikan secara lisan namun juga lewat media sosial seperti Facebook.
 
Dedi, seorang warga setempat mengaku air PAM sejak sepekan belakangan ini sering mati sehingga mereka tidak bisa mandi. Bahkan untuk keperluan memasak dan mencuci warga juga mengalami kesulitan.
 
"Masa kami harus mandi ke sungai dan terus membeli air, bagaimana ini pelayanan PDAM," ujar Dedi, Rabu (23/11).
 
Jika kondisi ini terus terjadi kata beberapa warga pihaknya akan datang ke kantor PDAM Jembrana guna menyampaikan protes terhadap pelayanan pihak PDAM yang sangat buruk.
 
Disisi lain, Perbekel Budeng Putu Libra Setiawan dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya sudah mendengar keluhan warganya tersebut. Pihaknya juga sudah sempat mempertanyakan kepada pegawai PDAM terkait air PAM yang ngadat tersebut. 
 
Menurutnya, air PAM ngadat karena ada perbaikan pipa lantaran pipa bocor di wilayah kelurahan Dauh Waru, Jembrana. 
 
Terkait keluhan warga ini, Direktur PDAM Jembrana IB Kertanegara dikonfirmasi awak media membenarkan ada kebocoran pipa di wilayah Dauh Waru Jembrana akibat perbaikan gorong-gorong. [BB/wrt]


Kamis, 24 November 2016 | 07:15 WITA


TAGS: air krisis jembrana




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: