Tinggal Alfred Riedl yang Bonusnya Belum Cair

Minggu, 25 Desember 2016 | 09:00 WITA

Tinggal Alfred Riedl yang Bonusnya Belum Cair

Pelatih Alfred Riedl. [ist]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM

   Males Baca?

Beritabali.com, Jakarta. Terkait bonus Piala AFF 2016, tinggal pelatih Alfred Riedl yang belum cair. Diharapkan bonus tersebut segera diterima Riedl, Selasa (27/12).
 
Skuad Indonesia mendapat bonus dari pemerintah masing-masing 200 juta Rupiah. Selain itu, ofisial juga mendapat bonus sebesar 150 juta Rupiah. Bonus diserahkan langsung Presiden Joko Widdo, Senin (19/12) di Istana Merdeka.
 
BACA JUGA: 
Saat itu, baru 20 pemain yang bonusnya sudah cair dan masuk ke rekening masing-masing. Tiga pemain, Boaz Solossa, Stefano Lilipaly, dan Teja Paku Alam masih terhambat karena rekening bukan menggunakan nama pribadi. 
 
Boaz dan Lilipaly sudah menerima bonus keesokan harinya setelah menggunakan rekening dengan nama sendiri. Sementara itu, rekening Teja Paku Alam mengalami masalah. Saat uangnya dikirim, ternyata selalu reject.
 
Menurut Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, bonus sudah diterim Teja Paku Alam, Jumat (23/12). Tinggal Riedl yang masih belum menerima bonus.
 
"Teja Paku Alam awalnya juga ada masalah dengan rekeningnya karena saat dikirimi ternyata reject melulu. Akhirnya hari ini untuk Paku Alam sudah terkirim setelah dikirim nomor lain oleh Sekjen PSSI (Ade Wellington)," kata Gatot.
 
Ditambahkan, justru tinggal pelatih Alfred Riedl yang belum mendapat bagiannya.
 
BACA JUGA: 
"Tinggal punya Riedl yg belum karena masih dengan rekening bank asing. Semoga Selasa punya Riedl tuntas dengan sistem Pernyataan tanggung jawab mutlak dari PSSI. Seluruh official lain sudah oke," tambahnya.
 
Total bonus dari pemerintah sebesar 5,7 miliar Rupiah. Official yang dimaksud bukan hanya pelatih dan asisten pelatih saja. Bonus juga diberikan kepada masseur, dokter tim, dan pendukung lainnya. [bbn/idc/wrt]


Minggu, 25 Desember 2016 | 09:00 WITA


TAGS: AFF Indonesia Bonus




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: