Ribuan Sopir Lokal Ancam Turunkan Baliho Angkutan Online

Rabu, 28 Desember 2016 | 08:00 WITA

Ribuan Sopir Lokal Ancam Turunkan Baliho Angkutan Online

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM

   Males Baca?

Beritabali.com, Badung. Polemik angkutan online di Bali tak kunjung usai, Aliansi Transport Lokal se-Bali kini mengancam akan menurunkan sendiri sejumlah baliho angkutan online di Bali pada 5 Januari 2017 mendatang.
 
Dalam pertemuan aliansi transport lokal se-Bali yang terdiri dari Alstar-B, Aspaba, Persotab, UBD, CBD, PSBD, Kowinu, Jimbaran Taksi, PTBS, Mengwi Trans, Sanur Bersatu, Airport, Bali Trans yang diwakili sejumlah pengurusnya, sepakat pada 5 Januari 2017 akan melakukan aksi dengan menurunkan ribuan anggotanya, turun ke jalan dan menurunkan sendiri baliho angkutan online di sejumlah ruas jalan di Bali.
 
"Kita juga sudah berkirim surat agar baliho angkutan online diturunkan, jika sampai tanggal 4 Januari belum juga diturunkan, maka tanggal 5 Januari nanti kita bersama ribuan sopir lokal akan turunkan sendiri baliho angkutan online yang perusahaan aplikasinya belum berijin tersebut," ucap Ketua Alstar-B (Aliansi Sopir Transport Bali), I Ketut Witra, Selasa (27/12/2016).
 
Witra yang didampingi Sekretaris Alstar-B, Nyoman Kantun Murjana atau Mekel dalam pertemuan antar transport lokal se- Bali jelang aksi tersebut mengungkapkan jika aksi damai selama ini mereka lakukan dan perjuangkan namun dianggap pemerintah angin lalu. 
 
Untuk itulah, kata Witra pihaknya bersama gabungan seluruh anggota dari asosiasi transport lokal se- Bali akan mengerahkan sekitar 6 ribuan anggotanya akan melakukan aksi 'longmarch' dari Patung Dewa Ruci menuju Bandara Ngurah Rai dan menurunkan baliho angkutan online yang selama ini tak sanggup dilakukan oleh Dinas Perhubungan Bali.
 
"Sekarang kita bikin aksi yang sensasi karena sudah satu tahun kita menolak beroperasinya angkutan beraplikasi online baik Grab maupun Uber secara aksi damai. Kali ini kita turun kabeh melumpuhkan lalu lintas biar pemerintah tahu diri dan tanggap memenuhi aspirasi transport lokal Bali," ungkap Witra kesal.
 
Sementara, Sekretaris Alstar-B, Nyoman Kantun Murjana menambahkan jika aksi penurunan baliho pada 5 Januari 2017 mendatang akan dilakukan dari pagi hari hingga selesai penurunan seluruh baliho angkutan online di Bali. 
 
"Aksi ini kami lakukan dari jam 09.00 WITA sampai selesai. Baliho akan kita akan turunkan sendiri bersama-sama oleh massa, karena selama ini Tim Yustisi tak sanggup menurunkan baliho dengan dalih dan alasan bermacam-macam," tegas pria yang akrab disapa Mekel itu.[bbn/bbk/psk]


Rabu, 28 Desember 2016 | 08:00 WITA


TAGS: taksi online bali dilarang




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

Nama Jumlah Donasi
Ni Kadek
Rp 20,000
Ni Ketut Sukerti A.
Rp 100,000
OSIS Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Amlapura
Rp 2,000,000
Semeton
Rp 70,000
Ni Ketut Sukerti A.
Rp 30,000

Jumlah Donatur sampai saat ini: 22 Donatur
Total Donasi sampai saat ini: Rp 8,605,000

Dimulai sejak Sabtu, 11 Februari 2017