Gara-Gara Utang, Dirman Lakukan Pengeroyokan

Rabu, 11 Januari 2017 | 12:00 WITA

Gara-Gara Utang, Dirman Lakukan Pengeroyokan

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM

   Males Baca?

Beritabali.com, Denpasar. Kasus pengeroyokan yang dilakukan tersangka Dirman kepada Abdul Zairobi (23) dan Irfan Mursidi (25) kini ditangani jajaran Polsek Denpasar Barat. 
 
Pengeroyokan yang terjadi di bengkel cat di Jalan Wibisana Barat, Denpasar pada Jumat (6/1) siang itu ternyata salah kaprah. 
 
Dirman maunya menagih utang kepada orang tua korban terkait pelunasan hasil penjualan mobil, namun malah mengeroyok kedua anaknya. 
 
Menurut Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana, dua korbannya, Abdul Zairobi dan Irfan Mursidi bekerja dibengkel ayahnya di Jalan Wibisana Denpasar Barat. 
 
 
Ketika bekerja, tiba-tiba Dirman dan seorang temannya datang ke bengkel cat tersebut. Kedua pelaku hendak menemui pemilik bengkel, ayah korban. 
 
“Pelaku datang hendak menemui ayah korban untuk menagih sisa uang hasil penjualan mobil yang belum dikembalikan,” jelas Kapolsek, Selasa (10/1) kemarin. 
 
Namun karena ayah korban tidak berada dibengkel, Dirman ngamuk. Bahkan, dia ngotot menyita sepeda motor yang ada di bengkel sebagai jaminan utang. Tapi kedua korban menolak dan mempertahankan sepeda motor tersebut. 
 
“Motor itu milik orang lain yang sedang diperbaiki, sehingga korban tidak mau motor dibawa,” ujar mantan Kasatreskrim Polres Badung ini. 
 
Gagal menyita motor, Dirman dan temannya mengamuk. Pedang dan palu yang mereka bawa digunakan untuk menganiaya korban. Sehingga, dari penganiayaan tersebut, Abdul Zairobi mengalami luka robek pada tangan kirinya. Sedangkan, Irfan menderita luka robek pada kedua tangannya. 
 
Unit Reskrim Polsek Denbar yang menerima laporan pengeroyokan langsung bergerak ke TKP dipimpin Iptu Julkipli Ritonga. Petugas kemudian menangkap Dirman di rumahnya. Sementara rekan Dirman yang ikut dalam pengeroyokan itu masih dalam pengejaran polisi. 
 
“Kami sudah mengantongi identitas rekan pelaku. Masih dikejar,” tegasnya. [che/wrt]


Rabu, 11 Januari 2017 | 12:00 WITA


TAGS: Utang Pengeroyokan




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

Nama Jumlah Donasi
Ni Kadek
Rp 20,000
Ni Ketut Sukerti A.
Rp 100,000
OSIS Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Amlapura
Rp 2,000,000
Semeton
Rp 70,000
Ni Ketut Sukerti A.
Rp 30,000

Jumlah Donatur sampai saat ini: 22 Donatur
Total Donasi sampai saat ini: Rp 8,605,000

Dimulai sejak Sabtu, 11 Februari 2017