Perayaan Hari Raya Hindu, Pertebal Mental Spritual Pegawai Negeri

Selasa, 04 April 2017 | 09:15 WITA

Perayaan Hari Raya Hindu, Pertebal Mental Spritual Pegawai Negeri

bbn/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM

   Males Baca?

Beritabali.com, Denpasar. Beberapa hari raya besar Agama Hindu dilaksanakan dalam waktu yang sangat berdekatan dalam beberapa hari kedepan. Ini berarti fakultatif bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) tak terkecuali dilingkungan Pemprov Bali. 
 
Hal ini diharapkan tidak menurunkan kinerja para ASN, dan sepatutnya semakin meningkatkan spiritualitas para pegawai yang menjadi landasan dan semangat dalam melaksanakan kewajiban. 
 
Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam arahannya saat memimpin pelaksanaan apel disiplin di halaman Kantor Gubernur Bali, Senin (3/4).
 
“Sebagai seorang ASN, kita memiliki 2 swadharma (kewajiban) yang harus kita laksanakan dengan baik, yakni swadharma meagama dan swadharma negara. Dalam waktu yang berdekatan ini kita banyak melaksanakan upacara Hari Raya Besar agama kita, yang berarti kita fakultatif, banyak libur. Jadi selama melaksanakan hari raya itu saya berharap saudara-saudara lebih mendalami makna Tattwa dan Susila upacara yang dilaksanakan, jangan hanya sekedar ritual. Dengan mendalaminya, saya berharap pelaksanaan swadharma meagama menjadi tonggak dalam mempertebal spritual kita, yang nantinya menjadi semangat dalam menjalani swadharma negara yakni pekerjaan kita dengan baik,” ujar Pastika.
 
Lebih jauh dalam arahan tersebut, Gubernur Pastika menyatakan setiap orang tanpa terkecuali memiliki sifat-sifat negatif sad ripu yang makin hari harus semakin dikikis, sehingga aura positif semakin meningkat. 
 
“Setiap orang memiliki sifat-sifat negatif, ini yang harus kita hilangkan. Intinya adalah kesadaran, jika kita sudah sadar maka kita akan berusaha menguranginya,” ujar Pastika seraya mengharapkan para ASN dalam melewati hari-hari libur fakultatif agar menjauhi perilaku-perilaku negatif seperti judi, mengkonsumsi miras, maupun penyalahgunaan narkoba. 
 
“Saya ingatkan saudara-saudara jangan sampai mengkonsumsi narkoba, karena sanksinya adalah pemecatan. Jika sampai dipecat anda sendiri yang rugi, masa depan anda taruhannya, jadi jangan coba-coba,” imbuh Pastika menutup arahannya.[bbn/rls/psk]    


Selasa, 04 April 2017 | 09:15 WITA


TAGS: pastika bali galungan




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: