search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Pedagang Wanita Dianiaya Preman Malah Jadi Tersangka
Jumat, 8 Oktober 2021, 14:00 WITA Follow
image

beritabali.com/ist/suara.com/Pedagang Wanita Dianiaya Preman Malah Jadi Tersangka

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Pedagang wanita yang menjadi korban penganiayaan oknum preman di Pajak Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan, dibuat terkejut dengan surat panggilan polisi yang dilayangkan kepadanya.

Pasalnya, wanita bernama Liti Wari Iman Gea (37) ini malah dijadikan tersangka. 

"Ia (dipanggil jadi tersangka)," katanya.

Begitu mendapat surat panggilan dengan status tersangka, sontak membuatnya shock dan seolah tak percaya. Akibatnya, ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

"Saya lagi di rumah sakit yang di Pasar IX. Saya lagi trauma. Kepala ku ini bekas dipukul (preman) sakit lagi," katanya.

Dirinya masih bingung apakah akan menghadiri panggilan polisi atau tidak.

Wanita ini juga mengunggah surat panggilan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap pria yang terlibat cekcok dengannya di Pajak Gambir.

"Ini akulah yang korban yg di aniayai 4 orang premanisme 5.september 2021 beberapa hari yang lalu di pajak gambir aku pulak yang jadi tersangka. Sama siapa lagi aku mengadu tentang keadilan ini #pak," tulisnya.

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu saat dikonfirmasi belum bersedia memberikan penjelasan.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan AKP M Karo Karo, Jumat (8/10/2021), membenarkan bahwa pedagang wanita itu dipanggil sebagai tersangka.

"Iya, hari ini dipanggil sebagai tersangka. Tapi belum tahu yang bersangkutan hadir atau tidak," tukasnya.(sumber: suara.com)

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami