Hukrim

Polres dan Kejari Buleleng Digugat Praperadilan

 Jumat, 28 April 2023, 05:08 WITA

beritabali/ist/Polres dan Kejari Buleleng Digugat Praperadilan.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Buleleng. 

Dua institusi hukum di Kabupaten Buleleng, diantaranya Polres Buleleng dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng digugat pra peradilan Nyoman Tirtawan, warga Desa Pemaron Kecamatan Buleleng melalui kuasa hukumnya, I Gusti Putu Adi Kusuma Jaya, SH., Ismet Farhan, SH., dan Eki Ilham Aldiansyah, SH., berkaitan dengan proses penggeledahan dan penyitaan barang bukti diduga tidak sesuai dengan prosedur.

Dalam register perkara di Pengadilan Negeri Singaraja nomor : 1/Pid.Pra/2023/PN Sgr, tertanggal 26 April 2023, gugatan pra peradilan itu ditujukan kepada termohon Polres Buleleng cq. AKBP I Made Dhanuardana selaku Kapolres Buleleng serta ikut termohon Kejari Buleleng cq. Rizal Syah Nyaman, SH., selaku Kajari Buleleng.

I Gusti Putu Adi Kusuma Jaya selaku kuasa hukum Nyoman Tirtawan menyebutkan, akibat penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan oleh pihak Polres Buleleng yang dilakukan di Warung Bambu Pemaron milik Saksi Nyoman Tirtawan untuk menguji kaidah-kaidah hukum acara yang ditenggarai telah dilanggar pada saat dilangsungkannya penggeledahan dan penyitaan oleh Polres Buleleng tanggal 18 dan 19 April 2023 lalu.

“Kami menghindari debat kusir di lapangan dan kami juga tidak mau disebut menghalangi pekerjaan rekan-rekan penegak hukum dari Polres Buleleng pada saat melakukan penggeledahan serta penyitaan. Toh ternyata kegiatan itu (Penggeledahan dan penyitaan) berlangsung tanpa ada kordinasi dengan pihak kami selaku kuasa hukum,” ujar Gus Adi selaku kuasa hukum Tirtawan usai mendaftarkan gugatannya di Pengadilan Negeri Singaraja, Kamis 27 April 2023.

Menurutnya, praperadilan merupakan langkah konstitusi yang diberikan kepada masyarakat untuk melakukan kontrol sosial terhadap kinerja aparat penegak hukum. Dikatakan, langkah praperadilan menurutnya sangat tepat akibat komunikasi yang terputus dalam proses penegakan hukum.

Advokat muda yang akrab disapa Gus Adi mengatakan, ada beberapa hal dalam pelaksanaan proses penggeledahan dan penyitaan yang dirasa keluar ketentuan. Dan yang paling utama adalah terhadap status penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan terhadap tempat usaha kliennya sempat membuat kepanikan baik pengunjung maupun karyawan warung bambu milik kliennya.


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami




Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Bupati Buleleng 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending