News

Libatkan Pelajar SMP

Kasus Kekerasan Seksual di Bawah Umur Meningkat, STAH Mpu Kuturan Gelar Seminar

 Sabtu, 18 Mei 2024, 20:59 WITA

beritabali/ist/Kasus Kekerasan Seksual di Bawah Umur Meningkat, STAH Mpu Kuturan Gelar Seminar.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Buleleng. 

Menyikapi sejumlah kekerasan seksual di Buleleng yang melibatkan sejumlah remaja, secara khusus anak di bawah umur, Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja, Sabtu 18 Mei 2024 mengelar Seminar Edukasi Seks “Memahami Pentingnya Pendidikan Seksual Pada Remaja”.

Seminar ini digelar mahasiswa IVD Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi  dengan melibatkan ratusan siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Singaraja.

Ketua Panitia Nanda Viriyadikha mengatakan, kasus kekerasan seksual di Buleleng yang melibatkan anak di bawah umur disebut cukup tinggi. Jumlahnya mencapai 10 kasus hingga Mei 2024 sehingga pendidikan seks sejak dini mampu menjadi solusi untuk menurunkan tingginya kasus yang terjadi.

Banyaknya kasus kekerasan seksual yang terjadi juga sangat mengkhawatirkan. Dampaknya juga tidak hanya terjadi pada anak, maupun keluarga serta orang disekitarnya. Selain itu, dengan tingginya kasus juga akan meningkatkan resiko pernikahan dini. 

Nanda Viriyadikha mengatakan, salah satu upaya pentingnya edukasi sejak dini dilakukan secara berkelanjutan. Selain orang tua dan Pemerintah, mahasiswa juga berperan penting dalam upaya pencegahan kekerasan seksual tersebut. 

“Ini terkait kekhawatiran kita tentang kekerasan seksual dan pernikahan dini semakin memprihatinkan. Oleh karena itu kami berharap melalui seminar edukasi seks ini dapat membawa perubahan dan meningkatkan kesadaran bahwa pentingnya pendidikan seksual khususnya pada remaja,” ungkap Nanda.


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami




Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Bupati Buleleng 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending