News

KPK Ungkap Biang Kerok Penyebab UKT Naik: Profesor Disuruh Cari Duit

 Jumat, 14 Juni 2024, 11:03 WITA

bbn/ilustrasi/KPK Ungkap Biang Kerok Penyebab UKT Naik: Profesor Disuruh Cari Duit.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Nasional. 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sistem pembiayaan yang diterapkan di sejumlah kampus negeri saat ini menjadi salah satu penyebab Uang Kuliah Tunggal (UKT) sempat naik beberapa waktu lalu. Temuan ini berdasarkan kajian dari KPK.

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan mengatakan dahulu subsidi uang kuliah dari pemerintah terbilang besar. Dia mengibaratkan dalam skala 1 sampai 10, pemerintah memberikan bantuan pembiayaan untuk operasional setiap mahasiswa di angka 8. Namun belakangan angka itu menciut menjadi 3.

"Sekarang ini pemerintah memberikan bantuan operasional hanya 3, angka itu dibagikan ke seluruh siswa, sementara yang 7 disuruh cari sendiri," kata Pahala dalam diskusi media Mencegah Praktik Korupsi Penerimaan Siswa Baru, dikutip Jumat, (13/6/2024).

Pahala mengatakan ketika subsidi dikurangi, pihak kampus terpaksa berakrobat untuk mencari penghasilan. Dia mengatakan penetapan UKT hingga jalur penerimaan mandiri menjadi beberapa cara pihak kampus mencari pendanaan. "Itu jadi bisnis PTN," katanya.

Menurut Pahala, KPK keberatan dengan penerapan sistem tersebut. Dia mengatakan kondisi kampus di Indonesia berbeda dengan luar negeri yang memang mengembangkan unit bisnis sendiri untuk mencari penghasilan.

"Kami agak keberatan karena para rektor yang profesor, akademisi disuruh cari duit.. di luar negeri ada unit bisnisnya, bukan profesor," kata dia.


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami




Tonton Juga :





Trending