Beritabali.com, Mendoyo

Lapor Truk Ayah Wabup Hilang, Gareng Diamankan

Rabu, 14 April 2010 | 16:57 WITA

Lapor Truk Ayah Wabup Hilang, Gareng Diamankan

Beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Kendati berstatus pelapor atas hilangnya truk Hino Ranger DK 5972 WG milik Nyoman Badra (82), ayah Wabup Jembrana, I Putu Artha ke Polsek Melaya, namun Putu Sudiarta alias Gareng justru dijebloskan ke sel tahan Polsek Melaya.

Pasalnya, laporan yang disampaikan oleh warga Banjar Puseh, Melaya itu adalah tipuan belaka untuk memuluskan keinginannya menggelapkan truk seharga Rp. 150 juta itu.

Dari informasi yang dihimpun, Rabu (14/4) menyebutkan awalnya Gareng datang melamar pekerjaan sebagai sopir kepada Nyoman Badra, pemilik perusahaan transportasi PT. Man.

Oleh warga Br Pasar, Melaya ini lamaran Gareng diterima. Gareng yang mulai bekerja 15 Januari lalu dengan pegangan truk Hino Ranger DK 5972 WG, ditugaskan untuk mengirim palen-palen atau barang lainnya dari Surabaya ke Jakarta.

Selama tiga bulan bekerja, Gareng yang telah ditinggal pergi istrinya itu, tidak pernah pulang untuk menyetorkan hasil kerjaannya itu kepada Badra. Sayangnya, hal tersebut baru disadari Badra pada 1 Maret lalu.

“Saya cek ke rumahnya katanya dia (Gareng,red) tidak pernah pulang. Seharusnya selama tiga bulan bekerja, dia (Gareng,red) menyetorkan uang Rp. 18 juta,” ujar Badra ketika dihubungi awak media, Rabu (14/4).

Kejadian ini membuat Badra melapor ke Polsek Melaya pada 23 Maret lalu. Berdasarkan laporan tersebut, aparat di Polsek Melaya melakukan penyelidikan dan menjalin bekerja sama dengan para sopir truk yang biasa mengangkut barang ke Surabaya maupun Jakarta.

Penyelidikan aparat di Polsek Melaya membuahkan hasil ketika Senin (12/4) lalu seorang sopir truk mengiformasikan kalau truk pegangan Gareng ditemukan parkir di dekat hutan yang masuk wilayah Tuban, Jatim hanya saja Gareng tidak ditemukan.

“Pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan menempel stiker hitam pada nama PT Man yang ada di bak truk sehingga tidak dikenali. Namun truk tersebut dikenali dari nomor polisi yang masih utuh,” ujar Kapolsek Melaya, AKP Nyoman Pageh seizin Kapolres Jembrana AKBP R Ahmad Nurwakhid ketika dikonfirmasi terpisah, Rabu (14/4).

Berbekal informasi tersebut, kata Pageh, pihaknya mengutus anggota untuk mengejar Gareng ke Tuban. Namun, Selasa (13/4) lalu, kata Pageh, tiba-tiba Gareng muncul di Mapolsek Melaya untuk melaporkan kehilangan truk dan barang kiriman yang dimuatnya.

“Penangkapan ini berkat kerjasama dengan para sopir truk. Ketika anggota kami mengejar hingga ke Tuban, tiba-tiba pelaku malah datang sendiri ke sini (Polsek Melaya,red) untuk melaporkan telah kehilangan truk dan barangnya. Seperti gayung bersambut, akhirnya dia kami amankan,” jelasnya.

Menurut Pageh, Gareng yang diamankan bersama barang bukti berupa truk DK 5972 WG, satu lembar STNK dan uang tunai Rp 2,6 juta akan dijerat dengan pasal 374 KUHP subsider pasal 372 KUHP. “Ancaman hukumannya lima tahun penjara,”
pungkasnya. (dey)


Rabu, 14 April 2010 | 16:57 WITA


TAGS: pencurian truk




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1307