Sekda Tabanan Diperiksa Kejari Tiga Jam

Senin, 11 Mei 2015 | 23:20 WITA

Sekda Tabanan Diperiksa Kejari Tiga Jam

bbn/net/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

BeritaBali.com,Tabanan. Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa diperiksa selama tiga jam oleh Kejaksaan Negeri Tabanan, Senin (11/5/2015).
 
Ariwangsa diperiksa berkaitan dengan telah ditetapkanya dua tersangka kasus dugaan pemerasan CPNS di lingkungan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Tabanan yakni mantan Kabid Peralatan dan Angkutan DKP Tabanan berinisial JG, dan Kasubag Hukum dan Kepegawaian DKP berinisial CD. Ariwangsa  dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus tersebut dicecar 21 pertanyaan.
 
Pemeriksaan terhadap Ariwangsa dibenarkan Kasi Pidsus Kejari Tabanan Faturochman ketika dikonfirmasi, Senin. Dijelaskanya  Sekkab Wirna Ariwangsa memang diminta hadir untuk memberikan keterangan terakit kasus dugaan pemerasan dan percobaan pemerasan CPNS di lingkungan DKP Tabanan yang menyeret nama JG dan CD sebagai tersangka. 
 
“Benar, beliau kita panggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus tersebut,”ucapnya.
 
Wirna Ariwangsa sendiri hadir memenuhi panggilan sekitar pukul 13.00 wita dan mulai diperiksa setengah jam kemudian. “Ia diperiksa di aula,”ucapnya.
 
Terkait materi pemeriksaan, Faturochman tidak mau mengungkapkan secara rinci. Ia hanya menegaskan pertanyaan lebih banyak mengarah terkait kasus dugaan pemerasan CPNS DKP.
 
"Pak  Wirna Ariwangsa  diperiksa seputar kasus tersebut dengan  21 pertanyaan," jelasnya.
 
Dikatakan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan memanggil yang bersangkutan lagi jika keterangannya masih dibutuhkan. Ditanya tentang kelanjutan pemeriksaan kedua tersangka, Kasi Pidsus tidak mau menyebutkan waktunya. Sejauh ini lebih banyak memeriksa saksi untuk menguatkan bukti pemeriksaan sebelumnya. 
 
“Nanti aja, tunggu saja. Pasti akan kita periksa,” katanya lagi.
 
Faturochman berharap kedua tersangka  mau membuka siapa siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut untuk mengungkap tuntas.  Namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak kalau kedua tersangak pasang badan dan tetap bungkam.
 
Di lain pihak sekkab Wirna ketika dikonfirmasi membenarkan dirinya dimintai keterangan terkait kasus dugaan pemerasan CPNS dengan tersangka JG dan CD. “Ya terkait kasus CPNS di DKP, itu saja” jelas pejabat asal Selemadeg ini. [Nod/bbn]


Senin, 11 Mei 2015 | 23:20 WITA


TAGS: tabanan



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: