Festival Ramah Lingkungan di Kompleks 7Temples Karangasem

Jumat, 15 Mei 2015 | 10:50 WITA

Festival Ramah Lingkungan di Kompleks 7Temples Karangasem

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Pada hari Jumat, 31 Juli sampai Minggu 2 Agustus, pantai cantik berpasir hitam di Karangasem, Bali Timur akan bertransformasi menjadi lokasi perayaan musik kelas internasional. Bali Unite adalah festival yang mengajak pengunjung untuk menikmati penampilan artis kelas dunia dan lokal, berpartisipasi dalam kelas yoga dan kesehatan yang inspiratif, dan bersantai di salah satu pantai Bali yang jernih sambil menikmati lezatnya makanan dan minuman organik – selama tiga hari. 
 
Line-up fase pertama meliputi artis hip-hop dari Brooklyn, aktor dan juga aktivis; Yasiin Bey (dikenal sebelumnya sebagai Mos Def); peselancar yang juga penyanyi dan penulis lagu asal California; Donavon Frankenreiter; duo musik dansa elektronik asal Jerman Super Flu dan turntablist juara dunia DJ Ride. Selain itu, akan ada juga artis pemenang penghargaan platinum yang masuk dalam DJ MAG Top 100.
 
Bali Unite akan bertempat di 7Temples, sebuah kompleks pantai baru yang ramah lingkungan, satu jam perjalanan darat dari bandara dan hanya beberapa kilometer dari pelabuhan Padang Bai, di indahnya Karangasem, Bali Timur. Bali Unite akan dikunjungi oleh sekitar 20,000 penikmat musik, seni dan pantai. 
 
Festival ini akan dimulai pada hari Jumat, 31 Juli jam 4 sore. Pada hari Sabtu, 1 Agustus, pesta perayaan bulan purnama akan berlangsung hingga pagi hari, bersamaan dengan aktivitas untuk keluarga, termasuk “perkampungan” anak-anak yang akan berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu; Kids Unite.
 
Untuk pengunjung yang mengharapkan pengalaman yang maksimum, 7Temples menyewakan fasilitas berkemah yang fantastis dengan tenda dan kantung tidur – semua untuk pertama kalinya di Indonesia.
 
Sebagian headliner yang akan tampil di Bali Unite adalah Yasiin Bey (a.k.a Mos Def), Donavon Frankenreiter, dan Super Flu, DJ Ride. Selain aksi dari artis kelas dunia, legenda lokal juga turut bergabung dalam festival ini. Duta Reggae Indonesia; Ras Muhamad, band rock sekaligus aktivis lingkungan asal Bali; Navicula, band musik blues asal Jakarta; Gugun Blues Shelter. 
 
“Kami sering menyebut bahwa musik adalah bahasa universal karena musik menyatukan kita bersama,” kata Rebecca Reijman, kurator musik lokal Indonesia untuk Bali Unite. 
 
Karena itulah Bali Unite menyambut beragam jenis musik dalam 3 panggung yang berbeda: mulai dari musik elekronik up-tempo sampai rock alternatif, pop, down-tempo, lounge, dan reggae, semua akan hadir di sini.
 
Bali Unite akan terus menambah jajaran nama dalam negeri dan internasional sebagai line-up nya dalam beberapa minggu ke depan, akan ada beberapa kejutan besar di dalamnya. Tak hanya musik dan kemah, festival ini akan menyediakan makanan dan minuman yang lezat dan sehat, dan menawarkan sebuah area dengan aktivitas seperti yoga, kelas dansa dan lainnya.
 
Kompleks 7Temples akan menjadi rumah bagi festival Bali Unite; festival ramah lingkungan yang baru pertama kali diselenggarakan di Asia. Nama 7Temples terinspirasi dari tujuh pura Hindu yang berada di sekitar lokasi acara. Konstruksi fasilitas festival sedang berada dalam proses pembangunan, di bawah pimpinan arsitek ternama Amir Rabik. 
 
“Struktur bambu yang indah dan luas yang sedang kami bangun ini tidak hanya didesain untuk kenyamanan ribuan tamu kami nanti, tetapi juga sepenuhnya dapat didaur ulang dan menyatu kembali dengan hutan dan pantai di sekitar 7Temples,” kata Amir. 
 
“Kami memastikan bahwa di masa mendatang kami akan mempunyai area festival yang ramah lingkungan.”
 
Band asal Bali Navicula menyadari pentingnya berkontribusi di festival musik seperti Bali Unite. 
 
“Kami sangat bersemangat untuk tampil di Bali Unite, bukan hanya karena keindahan venue dan panggungnya,
tetapi juga karena kepedulian festival ini terhadap komunitas dan lingkungan di sekitar Karangasem,” kata Robi, vokalis Navicula. 
 
“Di festival ini kita tidak hanya merayakan keindahan alam dengan bersenangsenang, tapi juga menyatu kembali dengan alam.”[bbn/rls/*]


Jumat, 15 Mei 2015 | 10:50 WITA


TAGS: festival



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: