Kampanye Badung Bagus Dinodai Ancaman Preman

Senin, 30 November 2015 | 19:05 WITA

Kampanye Badung Bagus Dinodai Ancaman Preman

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Badung. Pasca kampanye pamungkas pasangan calon (paslon) bupati  dan wakil bupati Badung Bagus, Made Sudiana dan Wakil Bupati Nyoman Sutrisno (Paket Badung Bagus) di Lapangan Blahkiuh, Abiansemal, Minggu (29) lalu, juga diramaikan isu dengan munculnya aksi pengancaman terhadap simpatisan Partai Demokrat pengusung paket Badung Bagus. 
 
Sebelum berdatangan ke arena kampanye paslon Badung Bagus, mereka mengaku sempat diancam sejumlah preman, agar tidak datang menghadiri kampanye terbuka Badung Bagus. Menurut sejumlah sumber yang tidak mau namanya disebutkan mengaku mereka sempat mendapat ancaman itu, jika berani datang menghadiri kampanye pasangan nomer urut 2 tersebut.
 
"Kita disuruh balik pulang. Mereka melarang kita datang ke tempat kampanye Badung Bagus," ungkap sumber warga tersebut, Senin (30/11/2015).
 
Sementara pengakuan sumber warga lainnya mengungkapkan jika mereka tidak tahu kenapa harus diancam hanya untuk menghadiri kampanye yang seharusnya bebas dihadiri masyarakat. Apalagi mereka juga simpatisan dan pendukung Badung Bagus, sehingga wajar ikut meramaikan kampanye pamungkas Badung Bagus. 
 
"Kita tidak tahu apa alasan kita diancam seperti itu. Tapi kita tetap melanjutkan ikut berkampanye. Tapi karena takut diancam ada beberapa dari kami tidak jadi ikut datang ke lokasi kampanye Badung Bagus," ungkap sumber warga lainnya. 
 
Seperti diketahui sebelumnya, saat kampanye Badung Bagus yang menghadirkan juru kampanye (jurkam) Dewan Pembina DPD Demokrat Bali yang juga Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, juga menyampaikan agar masyarakat Badung tidak takut menentukan pilihannya pada Pilkada Badung, 9 Desember mendatang. 
 
"Kita ingin Pilkada berjalan damai. Oleh karena itu ancaman semacam seperti itu tidak perlu kita takutkan. Kita harus berani menentukan pilihan tanpa harus diancam-ancam seperti itu," ujarnya.
 
Ketika dikonfirmasi terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat, Made Mudarta membenarkan telah menerima sejumlah laporan terkait ancaman yang ditujukan kepada simpatisan dan pendukung Badung Bagus. Meskipun tidak diketahui apa alasan ancaman itu, namun dipastikan dilakukan secara sengaja untuk menggagalkan kampanye pamungkas Badung Bagus. 
 
"Kita memang terima laporan seperti itu, karena banyak kader kami yang juga diancam oleh preman. Tapi kita masih telusuri apa tujuan ancaman yang ditujukan kepada simpatisan kami. Ini sudah menodai pelaksanaan Pilkada yang harusnya menjadi pesta demokrasi oleh rakyat dan untuk rakyat," tandasnya.[bbn/dws]


Senin, 30 November 2015 | 19:05 WITA


TAGS: pilkada badung



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: