Gubernur Pastika Pastikan Bantu Penanganan Jalan Rusak

Kamis, 03 Desember 2015 | 08:30 WITA

Gubernur Pastika Pastikan Bantu Penanganan Jalan Rusak

Humas Tabanan

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Tabanan. Persoalan infrastruktur, khususnya jalan, masih menjadi pekerjaan rumah Pemkab Tabanan pada 2016 mendatang.

Sebab, sampai saat ini Pemkab Tabanan masih terkendala dengan keterbatasan finasial.

Dari, 860,94 kilometer jalan yang ada di Kabupaten Tabanan, hanya 34,67 persen atau 298,457 kilometer dalam kondisi mantap. Selebihnya, 53,74 persen dalam kondisi memprihatinkan.

Hal itu terungkap pada Kamis kemarin (3/12) saat Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada menerima kunjungan kerja Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Kunjungan gubernur tersebut merupakan yang kedua kalinya di tahun ini. Tujuan utamanya untuk memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan tugas Penjabat Bupati Tabanan.

Di antaranya, tata kelola pemerintahan yang baik, memfasilitasi pelaksanaan pemilukada, dan menjaga netralitas PNS.

Selain diterima Penjabat Bupati Wayan Sugiada, Gubernur Pastika juga diterima oleh Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa dan seluruh pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Terkait dengan pekerjaan rumah tersebut, Penjabat Bupati Sugiada menyampaikan permohonan kepada Gubernur Pastika agar bersedia membantu penanganan jalan rusak di Kabupaten Tabanan.

Penjabat Bupati Sugiada menyebutkan, beberapa permasalahan jalan yang dimohonkan antara lain jalan strategis pelintasan umum dan jalan pariwisata yang telah didukung dokumen perencanaan atau DED.

Kemudian, peningkatan status beberapa ruas jalan kabupaten menjadi jalan provinsi yang merupakan jaringan strategis, pariwisata, dan menuju monumen pahlawan.

“Penanganan SPAM Metaum di Desa Tua, Kecamatan Marga, Bendungan Lambuk di Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, dan Sunset Road Tanah Lot-Soka,” ungkap Penjabat Bupati Sugiada.

Terkait itu, Gubernur Pastika memastikan bahwa Pemprov Bali akan ikut serta membantu Pemkab Tabanan menangani persoalan jalan rusak tersebut.

Karena pada APBD Provinsi Bali 2016 pihaknya telah mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk Kabupaten Tabanan.

“Uangnya sudah ada. Nilainya besar itu. Bukan ratusan juta. Tapi milyaran,” kata Pastika.

Karena anggaran itu sudah pasti, dia menyarankan kepada Pemkab Tabanan untuk segera melakukan tender melalui ULP.

“Kalau boleh segera ditender. Sehingga awal tahun sudah bisa kerja. Terutama kalau BKK sudah masuk APBD kabupaten,” tegasnya.

Selain memastikan soal BKK bagi Kabupaten Tabanan, Gubernur Pastika juga meminta Pemkab Tabanan untuk meningkatkan koordinasi dengan Pemprov Bali.

Sebab, pembangunan di Kabupaten Tabanan juga merupakan tanggung jawab gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.

Gubernur Pastika juga menyampaikan selamat HUT Kota Tabanan Ke-522. Terlebih dalam peringatannya diisi dengan pemecahan celengan Anom (Atas Nama Orang Miskin).

“Saya sudah baca di koran. Wah, ini keren juga,” katanya.

Menjelang akhir pengarahannya, Gubernur Pastika kembali menekankan soal netralitas PNS menjelang pelaksanaan pemilukada. Dia juga menghimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani. (Humas Tabanan)


Kamis, 03 Desember 2015 | 08:30 WITA


TAGS: tabanan



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: