Pilkada Buleleng 2017, Gerindra Bali Dukung Penuh Rai Yusha

Minggu, 17 April 2016 | 02:05 WITA

Pilkada Buleleng 2017, Gerindra Bali Dukung Penuh Rai Yusha

bbn/file

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Singaraja. DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Bali mendukung penuh Jro Rao Yusha dalam perhelatan Pilkada Buleleng 2017. Kewenangan internal diserahkan kepada Ketua DPC Partai Gerindra Buleleng.
 
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dipastikan mengusung Ketua DPC Partai Gerindra Buleleng sebagai Calon Bupati Buleleng, bahkan selain memberikan dukungan penuh, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Bali, Ida Bagus Sukarta memberikan kewenangan internal kepada Nyoman Rai Yusa, untuk menentukan langkah partai menuju Buleleng 2017.
 
“Kami sekarang 6 kursi dan syaratnya harus berkoalisi. Kurang lagi 3 kursi untuk bisa mengusung bersama. Saya berharap Ketua DPC terus melakukan komunikasi dengan segenap rekan-rekan di eksternal partai sehingga bisa menjalin hubungan yang sinergis untuk bisa mengusung bersama-sama kandidat dalam Pilkada Buleleng nanti,” ungkap Ida Bagus Sukarta Sabtu (16/4/2016) usai Peresmian Koperasi Garuda Yaksa Nusantara di Penarukan.
 
Ketua DPD Gerindra mengaku partainya lebih mengedepankan etika, sehingga dalam Pilda Buleleng 2017 secara pasti telah dipahami orang-orang yang ada di Buleleng sehingga hak menentukan langkah tersebut diberikan kepada DPC Gerindra Buleleng.
 
“Kami dari kepengurusan DPD sangat mengharapkan sekali kader kami bisa diusung sebagai calon Bupati Buleleng. Segalanya kami serahkan ke pak Jro sebagai komandan di Buleleng. Silahkan menjalin komunikasi dengan partai lain, dan bagaimanapun keputusan pak Jro kami akan akomodir untuk diusulkan ke pusat,” tegas Sukarta.
 
Sukarta mengatakan, jika koalisi tidak ada, dimungkinkan ada tiga hal yang nantinya akan menjadi tolak ukur Gerindra untuk mendukung calon yang nantinya diusung. Tiga kriteria yang menjadi barometer tersebut antara lain Integritas, Kapasitas, dan Kapabilitasnya.
 
Ditempat yang sama Jro Rai Yusa mengatakan, dirinya tentu tetap berkoordinasi dengan DPD terkait Pilkada Buleleng 2017, sebab keberadaan DPC tentu tidak terlepas dari petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh DPD Gerindra Bali selaku tingkatan di atas kepengurusan DPC Buleleng.
 
“Kami menyadari sebagai partai yang harus berkoalisi, sehingga koalisi yang dulu kami bangun. Urusan pendaftaran, tentu setelah terjadi koalisi yang sah secara hukum sehingga nanti akan bersama-sama koalisi untuk membahas siapa calon kandidat yang di usung,” tegas Rai Yusa.
 
Partai Gerindra menurut Rai Yusha tidak mungkin membuka pendaftaran calon kandidat sementara belum ada kepastian partai mana yang diajak berkoalisi. Koalisi terbangun tentu merupakan pertimbangan dasar untuk mengusung calon kandidat yang nantinya akan maju.
 
“Kita pertama harus membangun koalisi sebab tanpa koalisi bicaranya akan bohong dan terkait dengan komunikasi politik, kami sudah ada orang-orang khusus yang melakukan itu, termasuk saya juga ikut turun membangun komunikasi,” papar Rai Yusha.
 
Upaya-upaya komunikasi politik untuk menghasilkan koalisi terus dilakukan DPC Partai Gerindra Buleleng, namun Ketua DPC Gerindra Buleleng masih enggan untuk menyebutkan parpol yang telah didekati maupun mendekatinya.[bbn/tha]


Minggu, 17 April 2016 | 02:05 WITA


TAGS: pilkada buleleng



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: