6 Fakta Ajaibnya Borobudur!

Jumat, 29 April 2016 | 12:30 WITA

6 Fakta Ajaibnya Borobudur!

bbn/rls

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Jakarta. Siapapun begitu tertarik untuk mengunjungi situs budaya yang berada di Magelang – Jawa Tengah ini.

Bahkan bisa dikatakan travelling di Indonesia belum afdol jika tidak menapakkan kaki ke Borobudur.

Oleh karena itu, lengkapilah pengalaman hidupmu dengan mengunjungi Candi Borobudur pada liburan berikutnya.

Kamu cukup terbang ke Yogyakarta lalu lanjut dengan perjalanan darat sekitar 1,5 jam ke Magelang.

Enaknya lagi, sejak ada Traveloka, kamu jadi bisa terbang murah ke Yogyakarta kapanpun.

Mau naik pesawat mewah sekelas Garuda Indonesiadengan harga lebih bersahabat pun saat ini tidak masalah lagi karena adanya agen tiket online tersebut.

Agar kamu lebih tergoda lagi untuk segera singgah ke situs keajaiban dunia ini, ada baiknya simak dulu beberapa fakta ajaib tentang Situs Warisan Dunia UNESCO berikut ini.

Misteri arsitektural canggih dari masa lampau

Borobudur menjadi bukti keajaiban yang sampai saat ini masih banyak menimbulkan rasa penasaran.

Proses pembangunan candi yang dibangun pada abad ke-9 ini konon memakan waktu hingga 75 tahun.

Yang membuat banyak peneliti tercengang adalah teknik arsitektural dan konstruksi candi yang terbilang sangat canggih di jamannya, bahkan masih termasuk sangat canggih untuk masa sekarang.

Candi terbesar di dunia dengan isi yang fantastis

Candi Borobudur masih menjadi nomor 1 sebagai candi Buddha terbesar di dunia.

Di dalam sini terdapat lebih dari 500 buah patung Buddha yang ditemani 2679 relief. Relief tersebut menjadi sebuah diorama yang mengisahkan filosofi Buddhis.

Dibangun di lahan miring dan berundak

Candi-candi umumnya dibangun pada permukaan tanah yang rata.

Namun, ajaibnya Borobudur dibangun pada lahan miring bukit batu dengan ketinggian 265 meter di atas permukaan laut.

Bentuk candi bahkan dibuat berundak 3 bagian.

Kubah utama berada di undakan (tingkatan) puncak dengan ketinggian sekitar 35 meter di atas permukaan tanah.

Di sanalah berdiri stupa raksasa utama yang dijaga oleh 72 stupa batu berlubang berisi Patung Buddha bersila dalam posisi teratai prima.

Jika kamu ingin mendapatkan pemandangan terbaik dalam hidupmu, maka inilah spot yang paling tepat.

Sempat terlantar pada abad ke 10

Mungkin banyak yang belum tahun bahwa candi megah ini sempat terlantar di tahun 928 – 1006.

Borobudur ditinggalkan masyarakat karena ketika itu pusat kekuatan kerajaan dialihkan ke Jawa Timur.

Banyak peneliti juga meyakini candi ini ditinggalkan karena erupsi besar Merapi.

Erupsi yang terjadi berkali-kali dari salah satu gunung berapi paling aktif itu menghasilkan abu dan batu vulkanis yang mengubur Borobudur.

Karena sifat abu yang subur, lama kelamaan tanah sekitar candi ditumbuhi tanaman dan menjadi hutan yang sangat lebat menutup candi.

Lokasi magis menjanjikan pemandangan alam fantastis

Dari segi lokasi, Borobudur begitu magis. Bagaimana tidak? Candi ini diapit oleh 2 gunung kembar, yaitu Gunung Merapi - Gunung Merbabu di bagian timur dan Gunung Sindoro - Gunung Sumbing di bagian utara.

Pada sisi selatan, Borobudur juga dipagari pegunungan Menoreh.

Penjaga lainnya datang dari Sungai Progo dan Elo.

Lokasi yang begitu magis ini memastikan Borobudur memiliki pemandangan alam fantastis.

Baru dikenal dunia tahun 1814

Berterimakasihlah pada Sir Thomas Stanford Raffles karena berjasa menjadikan Borobudur terkenal pertama kalinya di mata dunia.

Raffles adalah orang yang memunculkan Candi Borobudur kembali ke permukaan.

Dia menggerakan 200 orang untuk menebangi pohon, membersihkan vegetasi sekitar candi ,dan melakukan penggalian selama 2 bulan guna memastikan Candi Borobudur terlihat lagi dengan jelas.

Raffles jugalah yang menyebut Candi Borobudur dalam mahakaryanya yang terkenal, yaitu buku History of Java. [bbn/rls]


Jumat, 29 April 2016 | 12:30 WITA


TAGS: Traveloka



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: