PKB Tabanan Kedepankan konsep “Karang Awak”

Rabu, 25 Mei 2016 | 08:00 WITA

PKB Tabanan Kedepankan konsep  “Karang Awak”

Humas Tabanan

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Tabanan. Pesta Kesenian Bali (PKB) yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten tiap tahunnya menjadi ajang berkreasi dalam menampilkan kesenian yang dimiliki masing-masing kecamatan.

Untuk tahun 2016 ini, Kabupaten Tabanan mengedepankan konsep mencintai tanah kelahirannya “Karang Awak” dalam penampilannya.

Demikian diungkapkan oleh I Wayan Muder kepala bidang Kesenian dan perfilman saat rapat pleno PKB Kabupaten Tabanan, Selasa (24/5/2016) di Kantor Bupati setempat.

Hadir pada kesempatan ini Staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM I Nyoman Sumartana, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan I Wayan Yelada serta SKPD terkait Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Wayan Muder selaku ketua Panitia melaporkan  kegiatan PKB Kabupaten akan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 3 s/d 4 Juni 2016.  

Semua sekaa yang berasal dari setiap kecamatan menampilkan berbagai kesenian unggulan yang dimiliki masing-masing daerah yang telah mendapatkan pembinaan baik dari tim kabupaten maupun Provinsi.

Salah satu kesenian yang ditampilkan pada saat pembukaan PKB Kabupaten yaitu Sekaa gong Kebyar anak-anak dari Pupuan, Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Bajera Selemadeg  serta Sekaa gong Kebyar Ibu-ibu dari desa pekraman Tabanan.

“Pelaksanaan PKB yang di pusatkan sekitaran Gedung Mario dan Taman Kota ini, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Tahunnya, dan pelaksanaan PKB kali ini tidak jauh berbeda dari kegiatan PKB sebelumnya,” ujarnya.
 
Bupati Tabanan dalam sambutan yang dibacakan Nyoman Sumartana mengatakan  dengan mengambil tema “Karang Awak” yang lebih pada mencintai tanah kelahiran.

Mencintai dengan menghargai  karya- karya generasi muda khususnya yang dimiliki masyarakat Tabanan secara tidak langsung kita telah mempertahankan kearifan lokal yang kita miliki.  

“PKB kali ini bukan hanya ajang untuk menampilkan hiburan semata, namun bagaimana kita mengartikan makna yang terkandung di dalamnya yang ditampilkan melalui berbagai kesenian melalui tarian, tabuh, lukisan maupun karya seni lain melalui seniman lainnya,” katanya.
 
Dirinya juga menyatakan, kesenian yang dimiliki Tabanan dengan  tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang ada, sehingga kota Tabanan tetap ajeg menuju kota adat dan budaya dimana Tabanan dikenal memiliki segudang seni yang dimiliki para generasi.

“Mari kita sukseskan kegiatan PKB tahun ini dengan hasil yang maksimal sehingga menghasilkan hasil yang optimal,” harapnya. [hms/adv/ast]


Rabu, 25 Mei 2016 | 08:00 WITA


TAGS: humas tabanan




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1211