Napi Narkoba Menikah di Mushola Polresta Denpasar

Senin, 25 Juli 2016 | 03:05 WITA

Napi Narkoba Menikah di Mushola Polresta Denpasar

bbn/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Pernikahan unik dan menarik  berlangsung Minggu 24 Juli. Nur Iman (23), Pemuda asal Krajan Desa Keting Kecamatan Jombang Jember Jawa Timur yang ditangkap dalam kasus sabu-sabu itu, mengakhiri masa lajangnya di Mushola Polresta Denpasar. Dikawal petugas  Sat Narkoba, tersangka yang merupakan napi masih berstatus  bebas bersyarat itu dinikahkan dengan gadis pujaannya asal Jember.
 
Pernikahan super cepat ini dilakukan petugas setelah menangkap tersangka Nur Iman di Jalan Pendidikan Sidakarya, pada Kamis (21/7) sekitar pukul 20.45 Wita. Tersangka merupakan target yang diawasi jajaran Sat Narkoba Polresta Denpasar mengingat tersangka masih napi dengan status bebas bersyarat. Ia  merupakan residivis kasus narkoba tangkapan Polresta Denpasar tahun 2013 dan divonis 1, 5 tahun dan bebas tahun 2015 lalu.
 
Hasil pantauan Sat Narkoba Polresta Denpasar sebulan terakhir, tersangka Nur Iman menunjukkan gerak gerik mencurigakan. “Dia diduga kuat mengedarkan narkoba. Padahal statusnya napi dengan status bebas bersyarat,” jelas Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, pada Minggu (24/7).
 
Petugas memantau kegiatan tersangka keluar dari rumahnya di Jalan Pendidikan Sidakarya Denpasar, pada Kamis (21/7) lalu. Namun lelaki yang berasal dari Jombang Jember Jawa Timur itu berhenti di depan toko emas. Melihat itu, petugas langsung menangkap dan menggeledahnya. Di saku celananya, petugas menemukan 3 paket sabu.
 
Petugas kemudian menggiringnya ke rumah kosan tersangka dan kembali menemukan 1 paket sabu di bawah meja rias. Dipemeriksaan, tersangka Nur Iman yang tidak punya pekerjaan ini mengaku 4 paketan sabu seberat 3,14 gram itu dibeli dari seseorang hanya dikenal lewat HP. Dia mendapatkan sabu sabu tersebut dengan cara system tempel.
 
Dia mengaku berada di toko emas untuk mengambil cincin yang sudah sudah dipesan sebelumnya. Cincin tersebut rencananya akan diberikan kepada calon istrinya. “Dia katanya mau nikah pada Minggu (24/7) di rumahnya di Jember. Namun karena tertangkap, kami nikahkan tersangka di Mushola Polresta Denpasar,” jelas mantan Kapolres Gianyar ini didampingi Kasatnarkoba Kompol Gede Ganefo.


Senin, 25 Juli 2016 | 03:05 WITA


TAGS: polresta denpasar



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: