Buru Pembunuh Polisi di Kuta, Petugas Temukan Bercak Darah di Hotel

Jumat, 19 Agustus 2016 | 06:45 WITA

Buru Pembunuh Polisi di Kuta, Petugas Temukan Bercak Darah di Hotel

bbn/file

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Perkembangan kasus tewasnya anggota Unit Lantas Polsek Kuta Aipda I Wayan Sudarsa mulai mengerucut. Tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Kuta tengah memfokuskan pengejaran terhadap 2 warga Australia yang diduga sebagai pelakunya. Polisi juga melakukan pencekalan terhadap keduanya agar tidak kabur dari Bali.
 
Dari data yang dirangkum di lapangan, kedua warga negara Australia itu bernama Thomas Schon (laki-laki) dan Sarah Connor (perempuan). Mereka sudah masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang). Foto keduanya sudah disebar di sejumlah kantor Polsek di wilayah Denpasar, Sanur dan Kuta, dan Nusa Dua, guna mempermudah atau mempercepat penangkapan. 
 
Terekamnya wajah dua dari 5 orang yang berada di TKP, setelah polisi menemukan sebuah tas kulit wanita warna hitam. Tas tersebut ditemukan sekitar jarak 50 meter arah selatan dibawah tembok pembatas pantai, tak jauh dari jenazah korban. Sementara dari hasil pra rekontruksi di TKP, petugas menemukan Paspor dan SIM atas nama Connor. SIM asal Australia dan kini dijadikan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
 
“Kami temukan SIM asal Australia milik seorang wanita saat pra rekontruksi tadi malam,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, pada Kamis (18/8). Selain itu, identitas dua warga asing tersebut identik dengan keterangan dua saksi anggota security Pullman, Hendri Hardianto dan Suryana. Kedua saksi mengakui mendengar suara teriakan dari pantai depan Hotel Pullman, pada Rabu (17/8) sekitar pukul 02.00 dinihari.
 
Setelah di cek dari jarak 30 meter, mereka melihat ada sekumpulan orang berteriak meronta karena tubuhnya ditindih seorang bule wanita. Sementara satu perempuan lagi terlihat tidur-tiduran di sampingnya. Karena diduga sedang bercanda, saksi security tersebut pergi.
 
Hingga Kamis (18/8) sore, tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar, masih mengejar para pelaku. Sejumlah hotel dan Vila di Kuta diobok-bobok karena diduga tempat menginap kedua orang tersebut. Ada 7 hotel dan vila yang digeledah, salah satunya Hotel Kubu Kauh, Jalan Melasti Kuta. Namun sayang, para pelaku disebutkan sudah tidak menginap disana lagi, sehari setelah kejadian. Meski demikian petugas menemukan bercak darah di Hotel Kubu Kauh dan masih didalami. 
 
“Kami temukan bercak darah di Hotel tapi masih dicek di labfor apakah darah tersebut identik dengan darah di TKP,” jelas Kombes Hadi.
 
Tak hanya mengobok-obok Hotel dan Vila, polisi juga berkoordinasi dengan pihak Imigrasi dan Bandara untuk mencekal para pelaku agar tidak melarikan diri dari Bali. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian para pelaku ditangkap. 
 
Seperti diberitakan, jajaran Polda Bali berduka di HUT RI ke 71. Seorang anggota Unit Lantas Polsek Kuta, Aipda I Wayan Sudarsa (52) ditemukan tewas bersimbah darah di Pantai Kuta persis di depan Hotel Pullman, pada Rabu (17/8) dinihari. Korban yang masih mengenakan seragam lengkap Polisi ini tewas dengan luka di sekujur tubuhnya dan diduga pelakunya lebih dari satu. [bbn/spy/psk]


Jumat, 19 Agustus 2016 | 06:45 WITA


TAGS: polisi mati kuta



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: