BNNP Bali Gerebek Pabrik Sabu di Banjar Semer

Rabu, 24 Agustus 2016 | 05:15 WITA

BNNP Bali Gerebek Pabrik Sabu di Banjar Semer

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Kerobokan. Tim Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali mengerebek pabrik sabu di Perumahan Puri Wahana di Banjar Semer Kerobokan Kuta Utara, pada Senin (22/8) malam. 
 
Pabrik itu dikelola oleh seorang warga negara Jerman, berinisial BB (35). Di lokasi pabrik, petugas menemukan sejumlah peralatan pembuatan sabu dari mulai bahan bahan prekusor hingga sabu siap edar.
 
Pengungkapan pabrik sabu itu diawali dari hasil penyelidikan Tim Berantas BNNP, pada Senin (22/8) sekitar pukul 18.15 Wita. Petugas menangkap dua pengedar narkoba di Perumahan Nakula Stay di Jalan Nakula Timur Gang Marga Ayu nomor 88 Kuta. 
 
Di rumah tersebut diamankan tersangka STV (21). Hasil pengembangan, tersangka STV mengaku memperolehnya dari tersangka VM, pekerja property yang berdomisili di Jalan Pulau Moyo Perumahan Puri Mas Moyo nomor 19 Denpasar. “Kami dapatkan dua paket sabu seberat 2,05 gram dari kedua tersangka,” ujar sumber.
 
Keduanya tidak bisa mengelak dan menyebut nama tersangka lain, yakni MA (24) sebagai pemilik sabu. “Kami berangkat ke rumah MA di Perumahan Puri Wahana,” bisik sumber yang enggan disebut namanya itu. 
 
Petugas kemudian menggerebek Perumahan Puri Wahana nomor 6 Banjar Semer Kerobokan Kuta Utara. Dan hasilnya cukup mengagetkan. Rumah tersebut ternyata dijadikan pabrik sabu dan dikelola oleh seorang warga negara Jerman, berinisial BB. 
 
“Rumah terakhir ini kami temukan pabrik pembuatan sabu. Rumah ini dihuni oleh warga Jerman dan tersangka MA. Kami masih mencari cewek pacar BB yang tinggal di Gelogor Carik Denpasar,” terangnya.
 
Barang bukti yang diamankan petugas dari rumah tersebut yakni bahan bahan prokuser narkotika. Seperti 3 botol putih asetan dengan merek Gold ND, 4 bungkus plastik pupuk Npk butiran warna biru, 5 bungkus soda api, 4 bungkus plastik berisi kristal warna putih amonium Nikrat, 1 bungkus batrey litium dibungkus lakban warna hitam, 2 buah gelas kaca warna putih bening, 1 bungkus plastik klip pembungkus Ephedrine.
 
Selain itu, 10 botol bekas minuman pocari sweat dengan slang plastik terpasang, 2 botol bekas minuman coca cola dengan  selang plastik terpasang, 1 gulung aluminium foil, 1 buah masker warna hitam, 1 bungkus kristal bening diduga sabu seberat 2, 45 grm, 2 buah alat hisap, 2 buah korek api, 1 buah dus bekas kiriman paket bahan2 sabu dari malang, 1 unit komputer merk Benq diduga dokumen proses pembuatan sabu, 3 buah HP, 2 buah iphone dan 1 buah timbangan.
 
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari BNNP Bali menyangkut penggerebekan pabrik sabu tersebut. Bahkan, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Putu Gede Suastawa yang dikonfirmasi hanya membenarkannya. “Ya benar, kami masih lidik, sabar ya,” ujarnya Selasa (23/08).[bbn/spy/psk] 


Rabu, 24 Agustus 2016 | 05:15 WITA


TAGS: pabrik sabu bali



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: