Layani E-KTP, Sabtu-Minggu Dukcapil Denpasar Tetap Buka

Kamis, 01 September 2016 | 05:15 WITA

Layani E-KTP, Sabtu-Minggu Dukcapil Denpasar Tetap Buka

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Membludaknya penduduk Kota Denpasar yang ingin melakukan perekaman atau input data e-KTP, memaksa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar harus buka layanan sampai Hari Sabtu-Minggu selama bulan September. 
 
Hal ini dilakukan agar masyarakat yang ingin mencari KTP dapat terlayani semua sampai akhir batas waktu akhir bulan September. Kadis Dukcapil Nyoman Gde Narendra mengatakan hal ini di Gedung Sewaka Dharma, Rabu (31/8).
 
Dengan memberikan pelayanan perekaman E-KTP di luar jam kerja yakni pada hari Sabtu dan Minggu sampai akhir 30 September mendatang, kami berharap nantinya semua penduduk Denpasar yang sudah wajib KTP dapat melakukan perekaman data e-KTP.  
 
‘’Kami minta  masyarakat bisa melakukan perekaman E-KTP di Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar untuk Masayarakat di wilayah Kecamatan Denpasar Utara dan di masing – masing Kecamatan di hari Sabtu dan Minggu,’’ ujar  Narendra. 
 
Menurutnya, pelayanan perekaman E-KTP dan Pembuatan E-KTP diberikan pada hari Sabtu Minggu mengingat saat jam kerja jumlah masyarakat yang melakukan perekaman  membludak. 
 
Narendra yang didampingi Kasubag Pemberitaan Humas Dewa Gede Rai menambahkan masyarakat hendaknya dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya sehingga nantinya seluruh penduduk Denpasar sudah terekam datanya. Karena sesuai dengan edaran dari Kemendagri bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP atau input data  sampai tanggal 30 September, tidak bisa mendapat akses pelayanan publik. 
 
Untuk itu dengan memberikan pelayanan Sabtu dan Minggu diharapkan masyarakat tidak mengantre terlalu lama dan semuanya bisa terlayani.
 
Batas waktu pembuatan E-KTP sampai 30 September 2016. Setelah tanggal 30 September 2016  Pembuatan E-KTP akan di blokir. Selain itu sanksi administrasi dalam bentuk penonaktifan KTP ini akan membuat penduduk tidak mendapatkan pelayanan publik.[bbn/hms/psk]


Kamis, 01 September 2016 | 05:15 WITA


TAGS: denpasar



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: