Pilkada Buleleng

Sukrawan Welcome dengan KBM, Siapkan Strategi Agar Lolos

Minggu, 04 September 2016 | 05:25 WITA

Sukrawan Welcome dengan KBM, Siapkan Strategi Agar Lolos

bbn/pande wismaya

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Singaraja. Bakal calon Bupati Buleleng yang mengambil jalur perseorangan atau independen, Dewa Nyoman Sukrawan mengaku welcome dengan adanya dukungan dari Koaliasi Bali Mandara. Meskipun mengambil jalur independen, nama Sukrawan yang berpaket dengan Gede Dharma Wijaya menjadi daya tarik bagi Koaliasi Bali mandara atau KBM untuk mendukung mantan ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng tersebut. 
 
Sejumlah petinggi partai di KBM di Buleleng sejak beberapa hari belakangan tengah berkomunikasi intens dengan paket bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya. Karena dari informasi di petinggi partai di Buleleng, kabarnya hasil survey Paket SURYA terus mengalami tren peningkatan. 
 
Bahkan sejak sepekan terakhir hasil survey paket yang mengambil jalur perseorangan tersebut menguntit paket petahana yang saat ini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra. Tren tersebut dibarengi dengan adanya dukungan dari KBM untuk paket SURYA bisa bertarung head to head dengan paket Petahana. 
 
Terkait dengan dukungan tersebut Bakal Calon Bupati Dewa Nyoman Sukrawan saat ditemui sabtu (3/9) siang  mengatakan dirinya sangat welcome dengan dukungan yang diberikan oleh KBM meskipun dirinya konsisten mengambil jalur perseorangan. Sejumlah petinggi parpol di KBM juga sudah berkomunikasi dengan dirinya terkait dukungan tersebut. Bahkan dirinya sangat welcome jika Partai PDI Perjuangan juga nantinya ikut mendukung dirinya maju dalam perhelatan Pemilukada ini. 
 
Dan yang terpenting dirinya saat ini sedang fokus untuk verifikasi faktual syarat dukungan KTP yang sedang berlangsung untuk bisa lolos dan maju menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng. 
 
"Saya fokus untuk ngurus KTP hingga bisa lolos dan maju sebagai calon Bupati sedangkan pak Dharma lebih ke pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat. Jadi kita bagi tugas karena waktu yang pendek tidak mungkin kita bisa jalan bersama-sama,"  ungkap Sukrawan. 
 
Lebih lanjut Sukrawan mengatakan terkait dengan verifikasi faktual yang sedang berlangsung dan ada pendukungnya yang menarik dukungan dan bahkan ketakutan karena didatangi banyak orang menurutnya hal tersebut wajar saja dalam urusan politik. 
 
Namun dirinya menekankan adanya upaya intimidasi kepada para pendukungnya yang memberikan KTP dukungan kepada dirinya sehingga membatalkan mendukung saat verifikasi faktual. Bahkan ada uapaya untuk mempengaruhi warga masyarakat agar berhati-hati menyerahkan ktp karena nantinya disalahgunakan dan hal tersebut menurut sukrawan tidak perlu ditanggapi. Yang terpenting adalah fokus untuk memenuhi syarat minimal dukungan dan bisa lolos. 
 
"Saya sudah mengetahui sejak awal akan ada kejadian seperti ini, tapi hal ini saya anggap wajar dalam dunia politik. Yang terpenting fokus untuk bisa lolos dan saya sudah siapkan semua halnya jadi tunggu saja nanti,"  imbuh Sukrawan.[bbn/pan/psk] 


Minggu, 04 September 2016 | 05:25 WITA


TAGS: buleleng



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: