Hendak Masuk Tol, Komang Susanti Dibacok Orang

Selasa, 27 September 2016 | 04:15 WITA

Hendak Masuk Tol, Komang Susanti Dibacok Orang

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Jajaran kepolisian Polsek KP3 Benoa dibingungkan laporan kaus pembacokan menimpa seorang perempuan, Komang Susanti (40) yang tinggal di Jalan Imam Bonjol Gang Trisaksti nomor 14, Denpasar. Perempuan yang punggungnya bertato ini mengaku dibacok orang tak dikenal (OTD) saat masuk Tol Pesanggaran Denpasar, pada Senin (26/9).
 
Versi di lapangan menyebutkan, insiden pembacokan terhadap Komang Susanti terjadi sekitar pukul 03.00 dinihari. Dalam keadaan bersimbah darah, dia pulang ke rumahnya di Jalan Imam Bonjol Gang Trisaksi nomor 14, Denpasar. 
 
Saksi tetangga korban, Ernita menerangkan, Susanti mengetuk kamar kosnya dalam kondisi bersimbah darah. 
 
“Mereka ini bersebelahan kamar. Korban nomor 1 sedangkan saksi Ernita nomor 2,” bisik sumber di lapangan Senin (26/9).
 
Panik melihat temannya bersimbah darah di bagian kepala, saksi Ernita dan saudaranya Febri membawa Susanti ke RS Siloam. Lantaran terbentur biaya perobatan, Susanti akhirnya dibawa ke RSUP Sanglah, Denpasar. 
 
Kepada Dokter, saksi menjelaskan bahwa korban ditabrak orang tak dikenal dari belakang. Namun Dokter tidak percaya melihat kondisi korban. 
 
“Mereka diminta jujur dan akhirnya saksi Ernita mengatakan temannya dibacok orang tak dikenal di Jalan Tol Denpasar, ungkap sumber.
 
Menerima laporan tersebut, aparat kepolisian KP3 Benoa memeriksa keterangan korban dan saksi saksi. Menurut penuturan saksi Ernita, korban sempat meminjam motor Scoopy miliknya, pada Minggu (25/9) sekitar pukul 20.30 Wita. 
 
Korban mengaku meminjam sebentar motor saksi karena akan mengambil uang di Aseman, Bualu, Nusa Dua. Hal ini dibenarkan saksi Bu Eva yang menerangkan bahwa Susanti sempat mampir ke rumahnya untuk mengambil uang penjualan sprai. 
 
Selanjutnya, korban pulang ke rumahnya melewati jalan tol dan tubuhnya bersimbah darah.
 
Sementara Kapolsek KP3 Benoa AKP Nyoman Gatra mengatakan, kasus ini masih sumir karena korban (Susanti) belum mau berterus terang. Dari informasi awal, korban disebut terjatuh dari sepeda motor ditabrak orang tak dikenal. Namun korban diduga tidak jujur. 
 
“Korban belum mau berterus terang seperti ada yang disembunyikannya. Teman temannya saja yang diperiksa katanya dibacok,” ujar AKP Gatra yang dihubungi Senin (26/9).
 
Anehnya, saat ini korban sudah pulang paksa dari rumah sakit. Sehingga ini menimbulkan kecurigaan petugas. AKP Gatra mengaku dia sudah memerintahkan anggotanya untuk menginterogasi korban, mencari lokasi pembacokan yang sejauh ini tidak ada kejelasan. 
 
“Banyak keanehan. Katanya dibacok orang tak dikenal di Tol, Tol, Tol..Tol yang mana, ada 3 Tol di Benoa, Tol Kuta Selatan, Tol Kuta, Tol Benoa,” beber Kapolsek.  
 
Meski belum menemukan bukti permulaan yang cukup, AKP Gatra berjanji akan terus mengusut kasus ini sehingga ada titik terang.[bbn/spy/psk]


Selasa, 27 September 2016 | 04:15 WITA


TAGS: bacok bali



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: