Polisi Tutup Padepokan Dimas Kanjeng di Pupuan

Selasa, 04 Oktober 2016 | 04:05 WITA

Polisi Tutup Padepokan Dimas Kanjeng di Pupuan

bbn/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

BeritaBali.com. Tabanan. Pengaruh Dimas Kanjeng Taat Pribadi ternyata  tumbuh subur di Tabanan. Buktinya tersangka pembunuhan dua pengikutnya itu, telah memiliki cabang di Pupuan Tabanan. Bahkan cabang Dimas Kanjeng Taat Pribadi juga bermana “Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi,”.
 
Pasca ditangkapnya Dimas Kanjeng, padepokan yang memiliki sekitar seratus pengikut ini langsung ditutup oleh pihak kepolisian. 
 
“Padepokan Dimas Kanjeng yang ada di Pupuan telah kami tutup pasca  terjadi penangkapan tersangka Dimas Kanjeng Taat Pibadi di Purbolinggo, Jawa Timur,” jelas Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, Senin (3/10). 
 
Kapolres Marsdianto menjelaskan kegiatan yang ada di padepokan tersebut berupa sarasehan. 
“Jumlah pengikutnya belasan,” tandas Kapolres.   
 
Sejauh ini  mantan perwira Polda Bali ini menegaskan belum ada pihak yang melapor secara resmi menjadi korban dari Dimas Kanjeng. 
 
“Belum ada laporan resmi. Dan kami berharap kalau ada warga yang menjadi korban bisa melaporkan ke Polres  maupun ke polsek yang ada di seluruh Tabanan,” jelasnya.
 
Informasi lain yang berhasil dihimpun menyebutkan, lokasi Padepokan  Dimas Kanjeng Taat Pribadi berada di pebatasan antara Desa Belimbing dan Desa Sanda, Kecamatan Pupuan. Jumlah pengikutnya pun mencapai  150 orang. Kabarnya, salah satu pengikut Dimas Kanjeng mantan camat yang ada di kabupaten Tabanan .[bbn/nod/psk]


Selasa, 04 Oktober 2016 | 04:05 WITA


TAGS: tabanan kanjeng dimas



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: