Gubernur Minta Polemik Angkutan Online di Bali Segera Dibereskan

Jumat, 07 Oktober 2016 | 19:05 WITA

Gubernur Minta Polemik Angkutan Online di Bali Segera Dibereskan

bbn/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika melantik enam Pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang mengalami mutasi jabatan, Jumat (7/10).  Kepada ke enam pejabat baru tersebut, Pastika segera menginstruksikan agar segera membuat terobosan program demi kepentingan rakyat. 
 
Hal itu ditekankannya ketika memberikan sambutan pada upacara pelantikan para pejabat tersebut, di Gedung Wiswa Sabha Utama kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (7/10). Menurutnya dewasa ini persoalan yang akan dihadapi terutama tentang perekonomian dan perhubungan  semakin kompleks, sehingga pejabat baru ini diharapkna segera membawa perubahan dan menyelesaikan berbagai polemik yang terjadi.
 
Pastika memberikan contoh masalah yang harus diselesaikan seperti polemik berkepanjangan  angkutan umum berbasis online, masalah klasik angkutan umum Trans Sarbagita yang hingga saat ini masih sepi peminat padahal sudah menghabiskan banyak subsidi,  hingga masalah angkutan barang dari luar Bali yang melebihi muatan atau tonase. 
 
“Saya berharap Kadis Perhubungan , Komunikasi dan Informasi Provinsi Bali yang baru bisa bersikap tegas menuntaskan semua permasalahan itu, sekaligus tetap fokus pada percepatan infrastruktur strategis bidang transportasi di Bali,” jelasnya. 
 
Khusus untuk angkutan masal Trans Sarbagita, meminta diadakan evaluasi mengenai rute mana yang perlu dipertahankan atau dikurangi, bahkan jika perlu ada penambahan rute baru. 
 
Sementara permasalahan lain yang disoroti Pastika adalah masalah ekonomi dan pembangunan di Bali beserta juga masalah tenaga kerja. 
 
Kepada Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat yang baru Ia meminta untuk terus tingkatkan koordinasi dengan SKPD beserta pemangku kepentingan terkait dalam proses pengambilan dan implementasi kebijakan daerah. Sementara di bidang tenaga kerja dan transmigrasi, diharapkan segera ambil terobosan dalam menertibkan keberadaan Perusahaan Jasa TKI, serta merancang program-program untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Penurunan kondisi ekonomi dewasa ini juga dikhawatrikan akan mengakibatkan pengangguran,
 
Di bidang perkebunan, Gubernur Pastika menginginkan agar pejabat baru terus mengupayakan program-program yang mendorong peningkatan kualitas petani sekaligus kualitas hasil-hasil perkebunan. “Ke depan produk perkebunan kita harus sudah berorientasi ekspor,” tegasnya. 
 
Di sisi lain, Ia tetap berkeinginan agar produksi perkebunan lokal bisa selalu menajdi tuan di rumahnya sendiri.
 
Sejalan dengan instruksi di atas, Gubernur Pastika juga menekankan tentang pentingnya peranan Staf Ahli Gubernur dalam setiap pengambilan kebijakan. Ia menyatakan akan tetap mengefektifkan fungsi pemberian pertimbangan melalui kajian dan saran-teknis dalam tiap pengambilan keputusan oleh Gubernur.
 
Secara menyeluruh, orang nomor satu di Bali ini beranggapan bahwa mutasi pejabat adalah hal yang wajar dalam birokrasi demi penyegaran serta mengoptimalkan kembali orang-orang yang memang berkompeten di bidangnya. Untuk itu, Pastika berharap agar perombakan ini disikapi dengan baik dan dijadikan motivasi untuk melakukan perbaikan dan terobosan demi kepentingan masyarakat. 
 
Selain itu, Ia juga mengajak seluruh pejabat Eselon II untuk selalu meningkatkan koordinasi serta dedikasinya yang akan menentukan efektivitas pelaksanaan program pembangunan. “Saya yakin dengan kerjasama yang baik dan semangat pengabdian yang tinggi serta dengan landasan disiplin dan loyalitas dalam hierarki birokrasi yang tertib dan konsisten, maka seluruh tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan akan dapat kita laksanakan dengan baik,” pungkasnya.
 
Adapun nama-nama pejabat yang dilantik pada pagi itu adalah Ir. I Ketut Artika, M.T yang semula menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Provinsi Bali dilantik sebagi Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Pembangunan, berikutnya adalah I Gusti Agung Ngurah Sudarsana, SH., MH yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali menduduki pos baru sebagai Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Pemprov Bali, Drs. Ketut Wija, MM yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bali menduduki pos baru sebagai Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Prov Bali. 
 
Adapun nama-nama berikutnya adalah I Dewa Putu Sunartha, SE., M.Si., yang sebelumnya adalah Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan dipercaya mengisi jabatan baru sebagai Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bali, Ir. I Dewa Made Buana Duwuran, MP yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perkebunan Prov Bali berikutnya menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Bali bidang Kemasyarakatan dan SDM, dan yang terakhir adalah Ir. I Nyoman Sujaya, MT, yang sebelumnya Staf Ahli Gubernur Bali bidang Kemasyarakatan dan SDM menjabat sebagai Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bali.[bbn/rls/psk]
 


Jumat, 07 Oktober 2016 | 19:05 WITA


TAGS: pemprov propinsi bali



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1597