1500 Layang-Layang Ikuti Buleleng Mekorot Festival

Jumat, 28 Oktober 2016 | 06:15 WITA

1500 Layang-Layang Ikuti Buleleng Mekorot Festival

bbn/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Buleleng. Ada berbagai jenis macam permainan layang-layang khas di wilayah Bali. Jika di Bali Selatan ada perlombaan layang-layang indah, di Bali Utara ada Mekorot.
 
Mekorot merupakan permainan layang-layang khas Buleleng dimana para pemain mengadu ketangkasan di udara dengan saling mengalahkan atau saling memutuskan benang layang-layang satu sama lain.
 
Guna mempertahankan tradisi mekorot ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pendidikan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerjasama dengan Junior Chamber International (JCI) Singaraja menyelenggarakan lomba mekorot dengan tajuk Buleleng Mekorot Festival (BMF) tahun 2016. BMF yang merupakan gelaran ketiga ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG di Lapangan Mayor Metra, Singaraja, KAmis (27/10).
 
Ditemui usai pembukaan, Wabup Sutjidra mengungkapkan mekorot ini hanya ada di Buleleng. Permainan mekorot ini mencerminkan bagaimana dinamika masyarakat Buleleng. Mekorot juga menurutnya adalah sesuatu yang sangat luar biasa. 
 
“Kita bisa lihat hari ada 500 peserta. Masing-masing peserta membawa tiga layang-layang. Akan ada 1500 layang-layang menghiasi langit Singaraja,” ungkapnya.
 
Dirinya berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut. Pihak pemerintah juga sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti BMF ini karena merupakan suatu kegiatan yang positif. Masyarakat juga sangat merindukan bagaimana bermain layang-layang mekorot sehingga bisa terus diselenggarakan. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta dari kaum pemuda. 
 
“Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan sangat dirindukan masyarakat,” harapnya.[bbn/rls/psk]
 
Disinggung mengenai dukungan pemerintah, pihaknya kembali menegaskan Pemkab Buleleng sangat mendukung kegiatan ini. Pemkab Buleleng telah mendukung BMF ini dari tahun lalu yang diselenggarakan serangkaian dengan Lovina Festival. Dukungan ini mengacu kepada antusiasme warga yang mengikuti kegiatan mekorot ini. 
 
“Mudah-mudahan tahun depan antusiasme dan jumlah peserta meningkat,” tutup Sutjidra.[bbn/rls/psk]  


Jumat, 28 Oktober 2016 | 06:15 WITA


TAGS: buleleng



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: