Kelola Sampah Swadaya di TPS 3R Desa Tangkas

Minggu, 13 November 2016 | 10:20 WITA

Kelola Sampah Swadaya di TPS 3R Desa Tangkas

bbn/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Klungkung. Sejak awal tahun 2016 Tangkas Desa Tangkas-Klungkung membulatkan tekad untuk mengelola sampah desa secara mandiri. Sistem penanganan sampah berbasis masyarakat tersebut diberi nama Tempat Pengelolaan Sampah (TPS)  3R Darma Winangun. TPS 3 R Darma Winangun desa Tangkas kini menjadi satu satunya program pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Klungkung.
 
Ketua KSM TPS 3R I Ketut Darmawan pada keterangannya di Klungkung Minggu (13/11/2016) menyampaikan upaya pengelolaan sampah secara swadaya sebagai upaya untuk terus menyadarkan warga agar mereka tdk terbiasa membuang sampah di kali atau malah membakar di telajakan jalan raya. 
 
"Kan desa kelihatan jorok jadinya, padahal mereka rumahnya bagus bagus. Setiap saat kita sadarkan warga melalui sosialisasi," kata Darmawan
 
Menurut Darmawan, saat ini Desa Tangkas telah memiliki TPS yang sangat representatif dengan 6 orang tenaga operasional. Periode pertama TPS Desa Tangkas melayani 100 Kepala keluarga (KK),  kini telah melayani 132 KK. Guna mengoptimalkan layanan tahap kedua dengan target hingga 200 kk seluruh banjar di desa tangkas yang terdiri dari 6 banjar diberikan sosialisasi tentang pengelolaan sampah dan bahaya sampah.
 
Bendesa adat Tangkas Drs I Made Purnama mengungkapkan pengelolaan sampah swadaya dilakukan sebagai upaya melaksanakan komitmen para tokoh masyarakat adat dan dinas untuk mewujudkan Desa Tangkas yg bersih dan sehat bebas sampah. 
 
"Upaya sosialisasi terus dilakukan secara periodik dan berkelanjutan dengan melibatkan komponen desa" ujar Purnama.
 
Salah satu acara sosialisasi dilakukan pada 6-11 Nopember 2016 di Pura Kahyangan Tiga Desa Tangkas. Acara sosialisasi dilakukan bertepatan dengan turunnya krama banjar untuk ngayah dalam rangka ngusabha desa.
 
Narasumber yang dihadirkan yaitu dari Bank Sampah Ketapian Kesiman Denpasar Luh Gde suasti, SH  tentang manfaat bank sampah untuk kebersihan desa dan kesejahteraan nasabahnya. Fasilitator dari Satker PLP Pu Prov Bali Dewa Alit Setiarsa. ST  tentang masalah pengelolaan sampah dan TPS 3 R dan dan I Ketut Darmawan mengenai kondisi kebersihan desa tangkas sebelum ada tps 3 R dan setelah ada TPS 3 R dimana desa sudah mulai bersih dan di sungai juga jarang ditemukan sampah.
 
Pengelolaan sampah swadaya kini terus di sosialisasikan.  Dimana seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari operasional TPS 3 R dan dari hasil iuran pelanggan sampah.[mul/psk]


Minggu, 13 November 2016 | 10:20 WITA


TAGS: sampah



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: