Hindari Konsumsi Makanan Instan Pada Anak, Bupati Eka Kampanyekan Gerakan Makan Ikan

Kamis, 17 November 2016 | 21:55 WITA

Hindari Konsumsi Makanan Instan Pada Anak, Bupati Eka Kampanyekan Gerakan Makan Ikan

Bupati Eka menyerahkan menu olahan ikan kepada para siswa serta asuransi secara simbolis kepada para nelayan. [source: istimewa]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com - Tabanan. Bagi sebagian besar masyarakat, makan ikan mungkin belum menjadi menu utama dibandingkan dengan menu makanan lain. Padahal manfaat makan ikan begitu luar biasa bagi kesehatan. Karena itu, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, menyerukan kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Tabanan untuk membiasakan diri mengolah menu berbahan dasar ikan untuk memenuhi asupan gizi dan menjadikan ikan sebagai menu utama sehari-hari. Hal tersebut diungkapkan Bupati Eka saat acara Kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan, Kamis ( 17/11) di Gedung Kesenian Ketut Marya Kabupaten Tabanan.

Acara juga dimeriahkan dengan lomba paduan suara yang membawakan lagu berjudul “Aku Suka Makan Ikan” yang diikuti oleh siswa SD dari sepuluh Kecamatan di Kabupaten Tabanan. Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Asisten I Setda Kabupaten Tabanan, Wayan Yatnanadi, yang berkesempatan menyematkan tanda peserta lomba kepada para peserta. Selain itu hadir pula Unsur Muspida, SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan serta para guru dan siswa SD di Kabupaten Tabanan.
 
Bupati Eka dalam kesempatan tersebut menyampaikan, menu makanan yang digemari masyarakat, terutama anak-anak saat ini bisa dikatakan jauh dari kesan sehat. Anak-anak lebih tertarik makan-makanan instan (cepat saji) yang keberadaannya sudah semakin menjamur. Selain itu menu jajanan di sekolah juga kebanyakan yang instan, sehingga dampaknya sangat tidak baik bagi kesehatan, terutama efek jangka panjangnya. 
 
“Saya berharap melalui kampanye ini, anak-anak kita sadar betapa pentingnya mengkonsumsi ikan atau makanan berbahan dasar ikan dan berusaha menjauhi makanan-makanan instan, karena dampaknya sangat tidak baik bagi kesehatan," ungkapnya.
 
Ditambahkan, potensi perikanan yang dimiliki Kabupaten Tabanan begitu luar biasa sehingga Kabupaten Tabanan mengalami surplus ikan. tidak berhenti sampai disitu, Bupati Eka juga mengajak seluruh pimpinan SKPD di Kabupaten Tabanan untuk memelihara ikan seperti ikan lele di rumah masing-masing, karena pemeliharaan ikan lele lebih dirasa lebih mudah ketimbang jenis ikan lainnya. 
 
"Kampanye Gemar Makan ikan sudah lama kami dengungkan di Tabanan. Bahkan beberapa tahun lalu kami sudah menginstruksikan kepada pimpinan SKPD untuk memelihara ikan di rumah masing-masing agar bisa menajdi motivasi bagi masyarakat,” imbuhnya.
 
Menurutnya lagi, gemar makan ikan harus dibiasakan untuk anak-anak kita sejak dini. Karena, ikan kaya akan kandungan vitamin dan mineral yang sangat baik untuk perkembangan otak anak.
 
“Membiasakan anak-anak untuk makan ikan mulai sejak dini sangat baik untuk perkembangan otak mereka. Kami berharap dengan Kampanye ini di Tabanan akan lahir generasi penerus yang cerdas dan kuat untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Tabanan," jelasnya. 
 
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan, Made Subagia, mengatakan kampanye ini diselenggarakan untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk gemar makan ikan, karena berdasarkan data statistik,  tingkat konsumsi ikan di Tabanan tahun 2015 sebesar 29,3 KG/Kapita/Tahun. ini berarti tingkat konsumsi ini masih rendah dari target nasional sebesar 38KG/Kapita/Tahun dan tingkat Propinsi Bali sebesar 32,31Kg/Kapita/Tahun.
 
“ Kampanye ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di Tabanan agar sadar betapa pentingnya mengkonsumsi ikan bagi kesehatan. Kami sengaja menyasar anak-anak sekolah, agar mereka tidak terbiasa mengkonsumsi makanan yang serba instan dan mulai beralih ke menu ikan,” ujarnya.
 
Tidak hanya menyasar konsumen, kepedulian Pemkab Tabanan juga ditunjukkan dengan memberikan jaminan kesehatan kepada para penangkap ikan (red: nelayan) di Kabupaten Tabanan. Perhatian yang diberikan Pemkab berupa jaminan kesehatan berupa Asuransi, agar mereka juga merasa terlindungi karena profesi nelayan cukup rentan terutama di musim penghujan seperti sekarang. 
 
“Kami sudah mengajukan asuransi ke pusat sebanyak 365 orang, namun yang terealisasi baru 120 di tahun ini. Mudah-mudahan di tahun mendatang seluruh nelayan di Kabupaten Tabanan mendapatkan jaminan kesehatan agar mereka merasa aman dan nyaman melakoni profesinya,” ujarnya. 
 
Dalam kesempatan tersebut Bupati Eka juga menyerahkan menu olahan ikan kepada para siswa serta asuransi secara simbolis kepada para nelayan. Acara ini juga diselenggarakan serangkaian HUT ke 523 Kota Tabanan yang jauh pada tanggal 29 Nopember mendatang. [wrt]


Kamis, 17 November 2016 | 21:55 WITA


TAGS: ikan ayogemarmakanikan




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: