Bali, Bukan Sekedar Surga Wisata Namun Juga Toleransi

Kamis, 24 November 2016 | 11:10 WITA

Bali, Bukan Sekedar Surga Wisata Namun Juga Toleransi

Toleransi di Bali begitu kental. [source: istiemewa]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com - Denpasar. Belakangan ini, masalah SARA (Suku, Adat, Ras, dan Agama) kian ramai diperbincangkan. Dimulai dari naiknya kasus penistaan agama yang menyeret Gubernur Petahana Ahok, dilanjutkan dengan Demo 411, lalu hari toleransi internasional, hingga adanya Parade Bhinneka Tunggal Ika. 

Semua hal tersebut memang lebih sering terjadi di Ibu Kota, yakni Jakarta. Namun, hal ini bukan berarti Bali tidak juga sensitif dengan isu tersebut. Bedanya, Bali menanggapi isu SARA dengan cara yang lebih harmonis. 
 
Pulau surga wisata ini, kaya akan perbedaan namun juga harmonis dan selaras. Berikut foto-foto yang berhasil Beritabali.com himpun mengenai kebhinnekaan Bali

1. Beda Agama Belum Tentu Tidak Berkawan 

Foto ini tentu tidak asing lagi, terutama jika anda sering lalu lalang di Facebook. Sebuah foto yang menceritakan keharmoniasan seorang Hindu dan muslim yang pergi bersama walau dengan perbedaan yang begitu mencolok. [source: istimewa]

2. Di Bali, Ada 5 empat ibadah bernaung di satu area 

Berlokasi di Nusa Dua, Bali, terdapat Pusat Peribadatan Puja Mandala yang mengayomi peribadatan lima umat beragama yakni Hindu, Muslim, Kristen Katholik, Kristen Protestan, dan Budha. Masing-masing tempat peribadatannya disebut dengan Pura Jagatnatha, Masjid Agung Ibu Batutah, Gereja Katholik Paroki Maria Bunda Segala Bangsa, Gereja Protestan GKPB Jemaat Bukit Doa, dan Vihara Budha Guna. [source: istimewa]

3. Beda perayaan hari raya, namun tetap saling menghargai

Pada Maret 2016 lalu, umat hindu merayakan Hari Raya Nyepi disaat yang bersamaan umat muslim harus melakukan Salat Gerhana. Sebagai bentuk toleransi, umat hindu tetap merayakan Nyepi dan pecalang yang bertugas menyilahkan umat muslim yang akan melakukan peribadatan. [source: istimewa]

4. Kampung Muslim sebagai bentuk penerimaan 

Foto diatas merupakan salah satu contoh kampung muslim di Bali, yakni Kampung Loloan Jembarana. Berjarak 90 km dari Kota Denpasar. Kampung ini dikenal sebagai kampung muslim tua di Bali. Selain itu, masih banyak kampung muslim lainnya di Bali seperti Kampung Pegayaman Buleleng, Kampung Gelgel Klungkung, ataupun Kampung Kecicang Islam Karangasem. [source: istimewa]

5. Perayaan Bersama 

Di Kampung Islam Kepaon, umat muslim dan non muslim turut berkeliling dalam pawai takbiran dalam menyambut Idul Fitri 1437 H pada Juli 2016 lalu. [source: istimewa]

 

Masih banyak lagi bentuk toleransi lainnya yang dapat dilihat di Bali. Namun, semua hal itu harsunya ditanggapi bukan hanya tentang sekedar rasa bangga, melainkan juga aksi nyata mewujudkan toleransi tersebut. [wrt]


Kamis, 24 November 2016 | 11:10 WITA


TAGS: toleransi bali agama ras suku adat




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1410