Turunkan Angka Kanker Serviks, Lakukan Deteksi Dini Lewat IVA Test dan SADARNIS

Selasa, 06 Desember 2016 | 00:00 WITA

Turunkan Angka Kanker Serviks, Lakukan Deteksi Dini Lewat IVA Test dan SADARNIS

Acara Pencanangan IVA Test dan SADARNIS di Puskesmas Sidemen, Karangasem. [source: ist]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com - Karangasem. Penyakit Kanker serviks dan payudara merupakan penyakit kanker dengan pravelansi tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 estimasi jumlah kasus kanker serviks di Indonesia sejumlah 98.692 kasus dan kanker payudara sejumlah 61.682 kasus. 
 
Saat ini pencegahan dan deteksi dini kanker serviks merupakan hal yang penting untuk menurunkan kasus baru, dan salah satunya dengan melakukan tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan deteksi dini kenker payudara menggunakan metode Pemeriksaaan Payudara Klinis (SADARNIS). 
 
BACA JUGA: 
Demikian  disampaikan  Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali dalam acara Pencanangan IVA Test dan SADARNIS di Puskesmas Sidemen, Karangasem pada Senin (5/12). 
 
“Program deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara ini dicanangkan oleh Ibu Iriana Jokowi , untuk itu saya harap seluruh masyarakat diseluruh lapisan serta pemerintah dapat mendukung penuh program tersebut sehingga kasus kanker serviks di Indonesia khususnya di Bali dapat terus berkurang," ujarnya.
 
 
Lebih lanjut, Ayu Pastika menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan peringatan Hari PGRI ke-71 dan Hari Guru Nasional yang dirangkai dengan kegiatan IVA TEST dan SADARNIS. Terlebih kegiatan ini juga dilaksanakan serentak di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia yang menyasar para guru (Swasta/Negeri) dan istri guru yang telah bergabung dalam keanggoatan BPJS Kesehatan/Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 
 
"Ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para guru  yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan guru dan istri guru yang telah berjasa dalam peningkatan kualitas pendidikan bangsa.  Dan kita harapkan melalui para guru bisa diketok tularkan kepada lingkungan sekitar terkait manfaat deteksi dini kanker serviks, sehingga masyarakat yang selama ini belum mengenal akibat serta cara pencegahan penyakit tersebut dapat secara bertahap diketahui oleh masyarakat luas,"  jelasnya. 
 
Ayu Pastika juga berharap kepada seluruh perempuan agar melakukan perilaku CERDIK dalam pencegahan penyakit kanker yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan rokok sekarang juga, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat yang cukup dan Kelola stres. Sehingga para perempuan di Indonesia dapat hidup sehat dan menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan terampil. 
 
Sementara itu, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri, yang hadir saat itu mengucapkan terima kasih kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Bali atas kegiatan yang sudah mengedukasi para wanita tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks dan payudara sehingga penangananya dapat dilakukan lebih awal, mudah dan tuntas. 
 
Ia mengakui bahwa Kabupaten Karangasem sangat memberikan perhatian penuh terhadap pelayanan kesehatan deteksi dini kanker serviks yang pelaksanaanya telah di sinkronikasikan dengan pembukaan Rumah Sakit Pratama Kubu di Desa Tianyar. 
 
BACA JUGA: 
Bupati Karangasem yang juga sekalu Ketua TP PKK Kabupaten Karangsem juga berharap melalui gerakan Nasional Deteksi Dini dengan IVA Test dan SADARNIS bagi Ibu Guru dapat mendorong upaya kuat dalam meningkatkan komitmen dalam melakukan komunikasi dan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat dalam mengurangi faktor resioko penyakit kanker leher rahim dan payudara dengan melakukan pemeriksaan secara berkala. 
 
“Saya harap program ini dapat terus dijalankan dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kanker serta mendorong lintas sektor lainnya di luar bidang kesehatan untuk berperan aktif dalam mencegah kanker," ujarnya. [rls/wrt] 


Selasa, 06 Desember 2016 | 00:00 WITA


TAGS: Kanker Serviks IVA SADARNIS




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1409