Desa Pakraman, Benteng Budaya Bali

Rabu, 14 Desember 2016 | 22:00 WITA

Desa Pakraman, Benteng Budaya Bali

Pembinaan Majelis Desa Pakraman tentang Penguatan Desa Pakraman dari aspek budaya, keamanan dan kelembagaan, Rabu (14/12). [source: ist]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Gianyar. Sebanyak 272 Bendesa se-Kabupaten Gianyar diberikan pembinaan Majelis Desa Pakraman tentang Penguatan Desa Pakraman dari aspek budaya, keamanan dan kelembagaan, Rabu (14/12) di Balai Budaya Gianyar.
 
Pembinaan ini dimaksud sebagai bentuk penguatan eksistensi Desa Pakraman sebagai benteng Budaya Bali, mengingat Desa Pakraman merupakan benteng terakhir untuk menjaga dan melestarikan seni dan budaya Bali yang dijiwai dan bernafaskan Hindu. 
 
BACA JUGA: 
Demikian hal yang disampaikan Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata dalam sambutannya yang dibawakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Wijana.
 
Gusti Wijana mengatakan bahwa persoalan keamanan, ketertiban dan konflik SARA telah menguji bangsa Indonesia, tidak terkecuali di Bali. Dengan adanya empat pilar kebangsaan ditambah dengan rasa Sagilik-Saguluk Salunglung Sabayantaka, Paras-paros Sarpayana, Saling Asah, Asih, Asuh sebagai filosofi orang Bali agar terus dipelihara dan dipertahankan dalam menjalankan kehidupan sosial di Masyarakat. 
 
“Dengan bekal itu kita akan dapat terus mempertahankan keberlangsungan seni-budaya yang kita miliki sebagai orang Bali” ujarnya.
 
BACA JUGA: 
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, I Ketut Maruta menjelaskan pembinaan terhadap 272 Bendesa se-Kabupaten Gianyar melibatkan semua pihak terkait seperti dari Dinas Kebudayaan, MUDP serta Polres sebagai narasumber. [rls/oscar/wrt]


Rabu, 14 Desember 2016 | 22:00 WITA


TAGS: Desa Pekraman




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: