Apresiasi Program Bank Sampah 2016

Rai Mantra : Jadikan Sampah Bernilai Ekonomis Dalam Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Kamis, 15 Desember 2016 | 08:00 WITA

Rai Mantra : Jadikan Sampah Bernilai Ekonomis Dalam Pembangunan Daerah Berkelanjutan

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Dalam upaya mendukung gerakan Bali Green and Clean menuju terwujudnya pemukiman yang sehat, bersih, bebas sampah dan air limbah, Pemerintah Kota Denpasar  bersinergi dengan Yayasan Bali Wastu Lestari dan Yayasan Unilever Indonesia memberikan penghargaan serta apresiasi program green and clean melalui bank sampah se-Bali tahun 2016. Penghargaan diberikan kepada tiga katagori bank sampah terbaik, Rabu (14/12) di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang. 
 
BACA JUGA: 
Penghargaan ini pun langsung diserahkan langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, yang pada kesempatan ini di dampingi Kadis DKP Kota Denpasar,  Wayan Wisada, Pemilik Bali Wastu Lestari, Ni Wayan Riawati dan Perwakilan Yayasan Unilever Indonesia, I Gede Armyn Gita.
 
Menurut Rai Mantra, sampah itu sebenarnya permasalahan bersama, disisi lain sampah ini bisa kita olah menjadi nilai ekonomis. Akan tetapi, sekarang ini bukan nilai ekonomis saja, melainkan bagaimana menjadikan suatu daerah itu bisa maju dalam pembangunan berkelanjutan dengan pengolahan sampah melalui bank sampah. 
 
Penyampaian tersebut dilontarkan Rai Mantra sembari menyerahkan penghargaan kepada Bank Sampah terbaik. 
 
Pemkot Denpasar, kata Rai Mantra, sangat mengapresiasi Yayasan Unilever Indonesia, dikarenakan selalu konsisten di dalam membantu bank sampah yang ada di Denpasar maupun di seluruh Bali. 
 
Rencananya, Pemerintah Kota Denpasar kedepannya akan membentuk sebuah bank sampah induk untuk bisa mengendalikan dan mengorganisir secara berkelanjutan  para bank sampah sehingga bisa mengurangi sampah ke TPA.  
 
"Bank Sampah nantinya akan sangat banyak sekali berperan dalam penyelesaian-penyelesaian masalah sampah terutama sampah an-organik tentunya," kata Rai Mantra. 
 
Demi memotivasi para bank-bank sampah ini, Rai Mantra sendiri akan memberikan tugas dan hadiah tambahan kepada para ketiga peraih katagori terbaik ini, yakni katagori Bank Sampah Terbaik Program Denpasar Green and Clean 2016, LPD Penggerak Bank Sampah dan Penggerak Bank Sampah Berbasis Masyarakat. 
 
Penghargaan yang diberikan pun berupa study banding ke luar daerah untuk belajar lebih baik lagi mengenai bank sampah, dengan syarat harus bisa menjadi yang terbaik lagi tahun depannya.
 
Sementara Pemilik Bali Wastu Lestari, Ni Wayan Riawati mengatakan, kegiatan penghargaan kepada bank sampah sebagai bentuk apresiasi ini bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk menjadi proaktif dalam mengelola sampah mereka secara berkelanjutan dan mendapatkan manfaat ekonomis dari sampah itu. Bank sampah sendiri disebut-sebut menjadi solusi dari pemilihan sampah dengan membawa dampak positif secara sosial dan ekonomi dari sumber sampah. 
 
BACA JUGA: 
Rencananya, pada tahun 2017 mendatang, Bali Wastu Lestari akan merencanakan pengembangan bank sampah Bali secara kualitas dan kuantitas, menambah bank sampah sektorial minimal satu bank sampah sektoral untuk satu kecamatan. 
 
Bersama Pemkot Denpasar mempercepat pengadaan bank sampah induk, pengembangan bank sampah sebagai lembaga keuangan mikro berbasis teknologi informasi dan menjadikan sebuah bisnis  terintergritas. [rls/ays'/wrt]


Kamis, 15 Desember 2016 | 08:00 WITA


TAGS: bank sampah



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: