BNN Bali Bekuk Pengedar 25 Kilogram Ganja

Rabu, 21 Desember 2016 | 03:05 WITA

BNN Bali Bekuk Pengedar 25 Kilogram Ganja

bbn/spy

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Denpasar. Sebanyak 25 kilogram ganja kering diamankan petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dari tangan dua sindikat narkoba asal Sumatera Utara, yakni tersangka Rony Martuaman (25) dan Gery Yulianto (31). Keduanya ditangkap saat hendak mengambil paket di jasa ekspedisi di Sanur, pada Senin (19/12) siang. Ganja kering asal Medan ini merupakan tangkapan terbesar akhir tahun jajaran BNNP Bali.
 
Penangkapan dua tersangka ini disampaikan Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa di kantor BNNP Bali di Jalan Kamboja Denpasar, pada Senin (19/12). Dijelaskannya, dua tersangka Rony dan Gery ditangkap atas koordinasi BNNP Bali dengan BNNP Sumut. 
 
“Dari laporan yang kami terima dari BNNP Sumut, ada pengiriman narkoba jenis ganja kering lewat jalur udara, Bandara Kualanamu Medan,” tegas mantan Karorena Polda Bali ini.
 
Menerima laporan tersebut, Tim Brantas BNNP Bali bergerak cepat menyelidiki. Petugas BNNP Bali menduga kuat, barang haram tersebut akan dikirim ke tempat jasa ekspedisi. Jenderal bintang satu dipundak ini mengatakan, paket ganja tiba Terminal Kargo Bandara Ngurah Rai Denpasar pada Minggu (18/12) sekitar pukul 11.00 Wita.
 
Petugas BNNP Bali kemudian berkoordinasi dengan pihak petugas jasa ekspedisi yang mengambil beberapa paketan yang dikirim dari Medan. Diketahui paketan narkoba tersebut dimasukkan ke dalam dua buah karung. 
 
“Akhirnya kami ketahui bahwa paketan berisi narkoba dibawa ke jasa ekspedisi di Sanur,” ujar Brigjen Suastawa.
 
Brigjen Suastawa menjelaskan, paketan berisi narkoba itu rencananya akan dikirim ke alamat di Jalan Sahadewa Legian Kuta, atas nama Roni Martuaman, pada Senin (19/12) siang sekitar pukul 11.30 Wita. 
 
Petugas BNNP Bali selanjutnya mengikuti pengiriman barang dan menyamar dengan mengenakan pakaian adat Bali. “Anggota kami terus mengintai sampai paketan tersebut dikirim ke rumah tersangka,” terangnya.
 
Setelah petugas jasa ekspedisi pergi, petugas langsung menyergap rumah tersebut. Di dalam rumah, petugas menangkap  dua tersangka Roni Martuaman asal Sumatera Utara dan Gery Yulianto asal Jakarta. 
 
Setelah karung dibuka, ditemukan 25 paket ganja kering yang ditutupi oleh ulos. “Di dalam dua karung kami temukan 25 paket ganja kering yang masing-masing paket seberat 1 kg. Di dalam kamar kami juga temukan 5 gram paket ganja,” jelasnya.
 
Dari pemeriksaan dua tersangka, diperoleh informasi bahwa ganja kering tersebut dikirim temannya berinisial UD alias BI dari Pematang Siantar, Sumatera Utara. Rencananya narkoba tersebut akan digunakan untuk malam pergantian tahun baru. Sedianya ganja kering akan diedarkan di seputaran kampung turis Kuta.
 
“Tersangka Roni mengaku ganja tersebut dibeli dari UD dengan cara membayarnya. Setelah dibayar kontan, ganja kering kemudian dikirim melalui jasa ekspedisi,” ujar Brigjen Suastawa. 
 
Diketahui, tersangka Roni Martuaman sudah lama tinggal di Bali dengan bekerja di sebuah kafe di Legian. Sedangkan tersangka  Geri Yulianto, yang kesehariannya sebagai pelatih "surfing" di Legian dan Kuta. [spy/psk]


Rabu, 21 Desember 2016 | 03:05 WITA


TAGS: ganja 25 kilo bali




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1410