Tiga WN Peru Pembobol ATM di Bali Dibekuk di Jakarta

Kamis, 05 Januari 2017 | 22:00 WITA

Tiga WN Peru Pembobol ATM di Bali Dibekuk di Jakarta

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Tiga warga negara Peru pembobol ATM di Bali, Roberto Castro De La Cuba (35), Jose William Salazar Ortiz (37) dan Frankho Pizarro Solano (28), ditangkap tim gabungan Polresta Denpasar dan Polres Sidoarjo di penginapan D’Zire, Jakarta, pada Minggu (1/1).
 
Penangkapan tiga warga Peru pembobol ATM dijelaskan Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana, didampingi Kasat Reskrim Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, pada Kamis (5/1). 
 
Menurutnya, tiga komplotan warga asing ini dikejar menyusul bobolnya mesin ATM BCA di dalam toko Indomaret di Jalan Tangkuban Perahu No. 18, Padangsambian, Denpasar, pada Senin (28/11/2016) lalu. Setelah beraksi di Denpasar, ketiganya melarikan diri ke wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. 
 
“Dari hasil rekaman CCTV dan keterangan saksi saksi, pelakunya warga asing,” terangnya.
 
Tiga pelaku terlacak berada di wilayah di Sidoarjo dan jajaran Sat Reskrim Polresta Denpasar berkoordinasi dengan Polres Sidoarjo. Namun saat dilacak, ketiga pelaku diketahui berangkat ke Jakarta. Akhirnya, jajaran Sat Reskrim dan Polres Sidoarjo berangkat ke Jakarta pada Sabtu (31/12/2016), dan dibackup Subdit Reskrim Polda Metro Jaya.
 
Dalam pengejaran, tim gabungan menggerebek penginapan D’Zire di Jalan Dwi Warna nomor 4, Jakarta Pusat pada Minggu (1/1) sekitar pukul 03.00 WIB. 
 
“Tiga pelaku asal Peru ditemukan berada di dalam kamar penginapan,” jelasnya.
 
Dalam aksi pembobolan mesin ATM di Jalan Tangkuban Perahu, Denpasar, tiga pelaku mengaku dibantu local boy. Pelaku local boy yang masih diburon ini mempersiapkan alat-alat mencongkel pintu harmonica dan alat alas listrik. 
 
Dari tempat penginapan mereka di wilayah Balangan, Jimbaran, Kuta Selatan, tiga pelaku datang ke TKP dengan menyewa motor Vario dan Honda Beat. “Di TKP, dua pelaku masuk dan satu lagi mengawasi,” terang perwira melati dua dipundak ini.
 
Tiga sindikat ini sukses menggasak uang tunai di ATM sebesar Rp 200 juta. Selanjutnya mereka berangkat ke Sidoarjo dan beraksi di mesin ATM BCA dan ATM Mandiri di dalam toko Indomaret, pada Minggu (18/12/2016) dinihari lalu. 
 
“Di Sidoarjo mereka menggasak uang sebesar Rp 400 juta di mesin ATM BCA dan Mandiri,” tegasnya.
 
Dalam pemeriksaan, ketiga pelaku mengaku membobol mesin ATM karena kekurangan uang selama di Bali. Sementara uang hasil kejahatan digunakan untuk bersenang senang disejumlah tempat hiburan malam di Bali dan Jakarta. 
 
“Tiga pelaku datang ke Bali menggunakan visa turis. Kami masih mendalami apakah ketiganya jaringan sindikat pembobol mesin ATM,” pungkasnya.[bbn/spy/psk]


Kamis, 05 Januari 2017 | 22:00 WITA


TAGS: bobol atm warga peru



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1569