Pastika: Maknai Hari Saraswati Sebagai Momentum Terus Belajar

Minggu, 22 Januari 2017 | 18:32 WITA

Pastika: Maknai Hari Saraswati Sebagai Momentum Terus Belajar

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Pada perayaan Saraswati, Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta masyarakat untuk memaknai dengan sungguh-singguh. Hal tersebut Ia lontarkan ketika melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangkaian Hari Raya Saraswati di Pura Pusering Praja Mandala, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (21/1).
 
Menurutnya, Hari Saraswati yang dimaknai sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan yang dirayakan tepatnya pada Hari Saniscara Umanis Wuku Watugunung hendaknya dijadikan momentum untuk kembali mengingatkan diri masing-masing. Pun, selalu mensyukuri atas rahmat dan pengetahuan  yang telah diberikan Ida Sang Hyang Widhi Wasa melalui manifestasinya Sang Hyang Aji Saraswati. 
 
"Wujud rasa syukur dan bakti tersebut dapat diwujudkan dengan terus  belajar, belajar sesuatu yang baik, belajar tentang pengetahuan, belajar tentang Weda, belajar tentang apa saja, yang nantinya dapat menghantarkan kita untuk meraih kehidupan yang lebih baik, baik di kehidupan kita saat ini maupun di kehidupan kita yang akan datang," ungkapnya. 
 
Lebih jauh Pastika menyampaikan sebagai umat beragama yang dikasihi dan disayangi oleh Tuhan yang terlahir dengan  tubuh yang sempurna, penglihatan  yang jelas untuk melihat pikiran  serta tubuh yang sehat, maka sudah sepatutnya memahami dan memaknai hal yang terkandung dalam kitab suci Weda. 
 
Meurutnya, Weda yang berasal dari kata Sansekerta "Vid" yang artinya mengetahui atau pengetahuan hendaknya menjadi penuntun dalam  hidup. Sehingga dengan pengetahuan yang dimiliki, dapat melihat dengan mata hati kita bukan hanya melihat  dengan mata secara fisik. 
 
"Kita patut bersyukur kita telah terlahir sebagai manusia yang dikasihi dan disayangi Tuhan. Untuk itu jangan disia-siakan segala kemulian serta kesehatan yang telah diberikannya. Kita ungkapkan rasa terima kasih dan bakti kita dengan terus belajar,  miliki pikiran yang  terbuka, hati dan jiwa yang mampu memahami orang lain, gunakan pengetahuan yang terkandung dalam  Weda sebagai penuntun hidup kita," imbuhnya. 
 
Dalam sambrama wacananya, Pastika juga berkesempatan membacakan sejumlah petikan sloka dari kitab suci Reg Weda. [rls/wrt]


Minggu, 22 Januari 2017 | 18:32 WITA


TAGS: Saraswati Denpasar



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: