Suka Cita Holi di Bali

Minggu, 19 Maret 2017 | 07:00 WITA

Suka Cita Holi di Bali

Perayaan holo di Lapangan Puputan Badung, Sabtu (18/3). [ist]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Denpasar. Lapangan Puputan Badung memiliki hubungan dengan India. Tepat disini, pada tahun 1950, Perdana Menteri India pertama Pandit Jawaharlal Nehru berjumpa dengan masyarakat Bali selama kunjungannya ke Indonesia. 
 
Sementara, bertahun-tahun kemudian, tepatnya Sabtu (18/3), tempat ini kembali menjadi tempat penting bagi India, yakni menjadi tempat terselenggaranya suatu festival India, yaitu saat Konsulat Jenderal India di Bali merayakan Festival Warna, Holi.
 
Holi adalah festival Hindu kuno, yang pada mulanya memiliki banyak cerita. Tetapi yang paling penting adalah Holi merupakan perayaan akhir musim dingin yang panjang di India dan awal musim semi. Perayaan ini merupakan saat untuk mulai menikmati kelimpahan warna musim semi dan saat untuk mengucapkan selamat tinggal pada musim dingin. Para peserta bermain dan saling melemparkan warna satu sama lain serta bersuka cita dengan menyanyi dan menari untuk menyambut datangnya musim semi. 
 
Acara ini dimeriahkan dengan kehadiran perwakilan pemerintah setempat, korps diplomatik dan gabungan dari warga India, masyarakat Indonesia serta ekspatriat yang menikmati setiap hiburan yang disuguhkan dalam acara tersebut. Mereka juga turut bergabung dengan penuh suka cita, melemparkan warna Holi dengan bebas satu sama lain sebagai tanda persahabatan dan persaudaraan yang bersifat universal.
 
Konsul Jenderal India di Bali, R.O. Sunil Babu, memberikan sambutan pada acara tersebut dan mengajak seluruh peserta menikmati suka cita Holi. Ia memberikan penjelasan singkat tentang asal mula perayaan Holi dalam mitologi Hindu dan menandai bahwa perayaan tersebut adalah acara untuk bersukacita dan juga untuk mempererat pertemanan yang sudah ada serta membangun pertemanan yang baru.
 
Sebagai bagian dari perayaan tersebut, siswi - siswi Indian Culture Centre (ICC) di bawah bimbingan guru tari ICC, Preeti Sinha mempersembahkan sebuah tarian India klasik “Mohe Rang Dolal” dan sebuah tarian India kontemporer yang merupakan gabungan dari berbagai lagu Bollywood. Pertunjukan tari yang disuguhkan sangat dinikmati selama acara berlangsusng.
 
Bazaar Holi berupa stand - stand makanan dari dua restoran India terkemuka yakni Queens of India dan Golden Saffron, sebuah toko bahan makanan Indian Store dan sebuah stand dari ISKCON, memperlihatkan jumlah pengunjung yang besar yang berantusias tinggi mencicipi makanan India, membeli perhiasan serta kerajinan tangan India, dan juga buku - buku spiritual. [rls/wrt]


Minggu, 19 Maret 2017 | 07:00 WITA


TAGS: holi india bali denpasar berita bali




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1409