Pelajar SMP Tewas Kesetrum Kran PDAM

DPRD Denpasar : Warga Agar Ikut Aktif Laporkan Fasum Yang Rusak

Jumat, 14 April 2017 | 14:25 WITA

DPRD Denpasar : Warga Agar Ikut Aktif Laporkan Fasum Yang Rusak

bbn/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Denpasar. Taman Kota Denpasar yang terletak di Lapangan Puputan depan Kodim digemparkan dengan tewasnya seorang remaja bernama Rendi Rizaldi (13), pelajar SMPN 2 Kelas 1, Denpasar. Korban tewas kesetrum setelah minum air bersih di kran PDAM di lapangan tersebut.
 
Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Muliawan Arya atau akrab dipanggil De Gadjah menyatakan, kasus ini murni kecelakaan dan juga ada unsur kelalaian.
 
"Ini murni kecelakaan, tapi juga ada unsur kelalaian. Jika saja fasilitas umum yang rusak segera diperbaiki, tentu peristiwa ini tidak akan terjadi,"ujarnya saat meninjau lokasi kejadian, Jumat (14/4).
 
De Gadjah mengatakan, kasus ini tidak boleh terulang lagi kedepannya. Oleh karena itu, instansi terkait harus rajin memeriksa fasilitas umum yang rusak.
 
"Harus dilakukan pemeriksaan rutin terhadap fasilitas umum yang rusak di Kota Denpasar oleh instansi terkait, agar hal seperti ini tidak terulang lagi. Selain itu, warga Kota Denpasar juga harus ikut aktif melaporkan jika melihat ada fasilitas umum yang rusak agar segera bisa diperbaiki," ujarnya. 
 
Peristiwa ini terjadi Kamis (13/4) sekitar pukul 16.45 wita, ketika Rendi yang beralamat di Jalan Letda Jaya nomor 4D Denpasar, bersama temannya, Bagus Suryadi (14), pelajar, berolahraga di lapangan Puputan Badung Denpasar.
 
Merasa haus, korban meminum air bersih dari kran PDAM (air siap minum) yang berada di lapangan Puputan depan Kodim. Tak disangka, saat memegang kran air, pelajar SMPN 2 kelas 1 Denpasar itu langsung kesetrum dan terjatuh.
 
Melihat itu, warga yang sedang berolahraga berteriak histeris. Warga kemudian membantu mengevakuasi korban yang tersangkut di kran. 
 
"Baju korban tersangkut di besi dan kemudian dipotong oleh warga," jelas Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, Kamis (13/4).
 
Aparat kepolisian Polsek Denbar tengah menyelidiki untuk mencari siapa yang bertanggung jawab atas kejadian itu. Saat ini kepolisian telah meminta bantuan petugas PLN untuk memutus kabel listrik di dalam kran, agar kejadian tidak terulang kembali. 
 
"Kami akan memanggil siapa yang bertanggungjawab dalam kejadian ini," tegasnya. [bbn/psk]


Jumat, 14 April 2017 | 14:25 WITA


TAGS: siswa tewas kesetrum pdam denpasar




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1211