Hampir 26 Ribu Masyarakat Miskin Sudah Terima Bedah Rumah

Senin, 24 April 2017 | 11:00 WITA

Hampir 26 Ribu Masyarakat Miskin Sudah Terima Bedah Rumah

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM

   Males Baca?

Beritabali.com, Tabanan. Tersisa kurang lebih satu tahun, Gubernur Bali Made Mangku Pastika memimpin masyarakat Bali. Jelang akhir masanya ini, Ia pun menginginkan untuk segera menuntaskan program bedah rumah Bali Mandara. 
 
“Kita ingin menuntaskan rumah tidak layak huni yang ada di Bali. Mudah – mudahan dalam setahun terakhir ini kita bisa selesaikan, ya mungkin tidak 100% habis, karena data yang masuk itu seringkali tidak akurat belum lagi setelah diverifikasi mungkin tidak memenuhi sayarat untuk di bantu,” tegas Pastika saat melakukan kunjungan ke penerima Bantuan Bedah Rumah di Desa Sepang, Kecamatan Pupuan, Tabanan dan Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Buleleng, Minggu (23/4).
 
Ia mengakui memang data yang masuk tidak 100% akurat dengan kenyataan di lapangan, namun menurutnya minimal yang masuk dalam data tersebut yang akan segera dituntaskan secara bertahap. 
 
“Kalau tahun ini semua data BPS sudah selesai, kita akan mulai sisir kembali sesuai dengan kenyataan data di lapangan, sehingga saya harap tidak ada yang ketinggalan sampai akhir masa jabatan saya,” imbuhnya.
 
Lebih lanjut Pastika menyampaikan keinginannya agar seluruh masyarakat Bali tersebut memiliki rumah yang sehat dan layak huni karena menurutnya hal tersebut adalah prinsip dasar dari kesejahteraan. 
 
“Intinya seluruh rakyat Bali harus hidup dan tinggal dalam rumah yang sehat dan layak huni, itu prinsipnya, dan itu sudah masuk sedikit sejahtera. Kalau bajunya sudah ada, pangannya cukup dan ada rumahnya itu sebenarnya sudah mencapai garis awal dari suatu kesejahteraan sehingga kemudian kita lengkapi dengan pendidikan, kesehatan, tabungan masa depan, lapangan pekerjaan. Sehingga kalau semua itu sudah terpenuhi itulah yang dinamakan kesejahteraan,” ungkap Pastika.
 
Dalam kesempatan tersebut Pastika juga berpesan kepada perangkat desa agar kembali menyisir warganya yang mungkin masih memiliki rumah yang tidak layak huni untuk segera diajukan ke Provinsi untuk dianggarkan pada anggaran tahun 2018 mendatang. 
 
“Saya minta berapa ada yang masih tidak layak huni, semua diajukan supaya tahun depan bisa kita anggarkan semuanya,” tegas Pastika. 
 
Ia juga menerangkan, selama 9 tahun kepemimpinannya sesuai data Dinas Sosial, sudah hampir 26 ribu unit bantuan bedah rumah yang sudah diserahkan kepada masyarakat. Tahun ini sendiri ada 1100 unit bantuan bedah rumah yang sudah dikerjakan dari dana APBD, tapi disamping itu banyak juga dari yang lain seperti donasi dan CSR. 
 
“Lumayanlah kalau total-total sudah 1500 unit tahun ini,” pungkasnya. [rls/wrt]


Senin, 24 April 2017 | 11:00 WITA


TAGS: bedah rumah bali berita bali




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: