Empat Rampok Berkedok Tukang Ojek Ditembak di Seminyak

Kamis, 27 April 2017 | 21:05 WITA

Empat Rampok Berkedok Tukang Ojek Ditembak di Seminyak

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Seminyak. Empat perampok berkedok jadi tukang ojek yang mangkal di Jalan Camplung Tanduk, Seminyak Kuta, ditangkap unit buser Polsek Kuta dalam sebuah penyergapan, Sabtu (22/4). Keempatnya merupakan perampok sadis spesialis warga asing. Polisi terpaksa menembak masing-masing kaki tersangka karena melawan petugas.
 
Empat perampok itu berinisial RJ alias Iwan (29), WK alias Dewa (25), SM (32), YEM (30), (24), NF alias Deni dan Bm. Terungkapnya kasus perampokan ini berawal saat keempatnya menunggu sambil mencari penumpang, di sebelah barat Bar Opivm di Jalan Camplung Tanduk, Seminyak Kuta. Salah seorang tersangka BM bercerita bahwa temannya berinisial FN, pernah dikeroyok ormas di depan Coco Mart, Legian, pada Sabtu (22/4) sekitar pukul 03.00 dinihari.
 
“FN ini memalak bencong di sana. Bencong itu dituding yang menyuruh anggota ormas untuk mengeroyok FN,” bisik sumber yang enggan disebut namanya. 
 
Mendengar penuturan tersebut, teman teman tersangka BM marah dan berniat mencari bencong tersebut. Walhasil, keempatnya pun bertemu dengan bencong tersebut di depan Coco Mart Jalan Legian, Kuta.
 
Tanpa ba bi bu, keempatnya mengeroyok korban hingga babak belur. Barang barang milik korban digeledah dan isinya dirampas. Tersangka BM membawa kabur uang tunai sebesar Rp 600 ribu, dua Iphone, HP Vivo dan HP Samsung. 
 
“Setelah menganiaya korbannya, mereka kabur membawa barang barang milik korban,” bisik sumber.
 
Menerima laporan dari korban, Unit Buser Polsek Kuta dipimpin Kanit Reskrim Iptu Ario Seno, didamping Panit Iptu Budi Artama bergerak cepat mengejar pelakunya. Empat pelaku akhirnya ditangkap di Jalan Camplung Tanduk, Seminyak Kuta, Sabtu (22/4). 
 
Dalam pemeriksaan, tersangka Iwan dan Dewa mengaku membawa pedang dan pisau, saat mereka mengeroyok korban.
 
Yang mengejutkan, dari hasil pemeriksaan ternyata keempatnya merupakan kawanan perampok berkedok jadi tukang ojek. Modus operandi yang mereka lakukan, berpura-pura menawarkan jasa ojek kepada korbannya, mayoritas warga negara asing (WNA). Setelah korbannya turis berada di atas motor, tersangka lain menyusul dari belakang. 
 
Setibanya ditempat tujuan, mereka menghajar korbannya dan menggasak barang barang milik WNA tersebut.
 
“Mereka ini semuanya perampok dan berpura pura jadi tukang ojek. Tersangka Iwan dan SM yang merampok turis di Jalan Plawa Kuta,” ungkapnya. 
 
Sementara pengakuan tersangka Dewa, sekitar 5 bulan lalu di Jalan Bay-pass Ngurah Rai, Kuta, tepatnya selatan Kantor Disnaker, Bm, Dewa. Dia bersama dengan tersangka SM merampas sepeda motor Kawasaki KLX dan Iphone.
 
“Korban melaporkan kasus ini dan mengatakan pelaku membawa Air Soft Gun. Setelah motor dan Iphonenya dirampas, korban mengaku dikeroyok dan disuruh pulang jalan kaki,” tambah sumber. 
 
Dari kasus itu, polisi mengamankan Honda Vario, Honda Beat, Kawasaki KLX,  Yamaha Vixion, dua pisau, satu pedang, pakaian, topi, dan sepatu yang dipakai pelaku saat kejadian.
 
"Karena melawan saat ditangkap, keempat tersangka ditembak kakinya,” ujarnya. 
 
Dikonfirmasi hal tersebut, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo membenarkannya.[bbn/spy/psk]


Kamis, 27 April 2017 | 21:05 WITA


TAGS: rampok ojek ditembak kuta



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: