DPRD Bali Hadiri Pembahasan PHR, Angka Ketimpangan Rendah Namun...

Sabtu, 29 April 2017 | 11:00 WITA

DPRD Bali Hadiri Pembahasan PHR, Angka Ketimpangan Rendah Namun...

Focus Group Diskusi (FGD) "Dalam Upaya Mempersempit Ketimpangan Pendapatan (PHR)". [ist]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Ketimpangan distribusi pendapatan pajak pada hotel dan restoran jadi agenda terbaru Bapedda Provinsi Bali. Guna mempersembit ketimpangan pendapantan (PHR) tersebut, maka dilaksanakan acara Focus Group Diskusi (FGD) yang sekaligus pula menghadirkan Dr. I Nyoman Sugawa Korry, SE,MM,AK,CA., selaku perwakilan DPRD Bali, Jumat (28/4) di Kantor Bappeda Provinsi Bali. 
 
Pembahasan dimulai dengan alat ukur yang dipakai sebagai standar mengukur tingkat ketimpangan, yakni angka koefisien gini rasio. Dari hasil pengukuran, didapat hasil bahwa posisi ketimpangan sangat rendah. 
 
Namun, menurunnya angka ketimpangan ini, belum disambut baik oleh berbagai kalangan, karena basis perhitungan data koefisien yang dilakukan BPJS masih berdasarkan pengeluaran dan perhitungan yang kurang valid. 
 
Sementara, jika dilihat dari income pariwisata Bali 2016, diyakini menyentuh angka 100 triliun. Begitu pula dengan pajak hotel dan restoran yang dipungut di bali tahun 2016, sudah di atas 7 triliun. 
 
Dari agenda tersebut, juga didapatkan fakta bahwa pendapatan pemerintah di luar PHR dari sektor pariwisata tahun 2016 diasumsikan sekitar 5 triliun. [rls/wrt]


Sabtu, 29 April 2017 | 11:00 WITA


TAGS: PHR rendah DPRD Bali Dewan Bicara Berita Bali



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1597