Bali Gelar Pelatihan Kegawatdaruratan dengan Australia

Selasa, 30 Mei 2017 | 16:56 WITA

Bali Gelar Pelatihan Kegawatdaruratan dengan Australia

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Pemerintahan Provinsi Bali terus berupaya meningkatkan kerja sama dengan Australia dalam Pelatihan Major Incident Medical Management and Support (MIMMS) Advanced Course atau kegawatdaruratan oleh National Critical Care and Trauma Response Centre (NCCTRC) Australia. 
 
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra dalam siaran persnya menerangkan, pelatihan yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 29 hingga 31 Mei 2017 di Hotel Praja Denpasar merupakan tindak lanjut lawatan Gubernur Bali Made Mangku Pastika ke Darwin Australia tahun lalu. 
 
"Pelatihan diikuti 25 orang peserta dari unsur Dinas Kesehatan dalam Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) SARBAGITA termasuk dari unsur DAMKAR-nya, Korem 163 Wirasatya, Kesdam IX/Udayana, Biddokes Polda Bali/DVI, Sabhara Polda Bali, RS Sanglah, RSI Bali Mandara, BMKG, SAR, KKP, PMI, Senkom Mitra Polri, Crisis Centre Pusdalops Bali, Tim ESR dan TRC BPBD Provinsi Bali," sebutnya, Selasa (30/5). 
 
Para instruktur pelatihan MIMMS seluruhnya dari NCCTRC Australia diantaranya Prof Di Brown dan DR. dr. Malcholm. Mereka memberikan materi yang khusus berkaitan dengan upaya meningkatkan kapasitas peserta dalam menangani darurat bencana terutama memberikan bantuan medis pra rumah sakit, triage, manajemen dan sistem komando, komunikasi, pengelolaan sumberdaya serta aspek psikologi dalam situasi major incident di Bali.  
 
"Biaya pelatihan sepenuhnya ditanggung Departement of Health Nothern Territory Government-Australia," sebutnya. 
 
Sebelumnya, pelatihan serupa juga telah digelar di Australia pada bulan Maret 2017 lalu. Dalam pelatihan tersebut, Bali mengirim dua orang perwakilan dari BPBD Bali dan RSUP Sanglah. [rls/prov/wrt]


Selasa, 30 Mei 2017 | 16:56 WITA


TAGS: Pelatihan Kegawatdaruratan:australia



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: