Gunakan Kartu Tol Elektronik

Penumpang Taksi Bluebird Bebas Antrean di Pintu Tol Bali Mandara

Selasa, 13 Juni 2017 | 08:26 WITA

Penumpang Taksi Bluebird Bebas Antrean di Pintu Tol Bali Mandara

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Untuk meningkatkan pelayanan terhadap para penumpangnya, pihak taksi Blue Bird Bali mewajibkan seluruh pengemudinya untuk menggunakan kartu tol elektronik (E-Toll) saat melakukan pembayaran di pintu jalan tol Bali Mandara. Dengan pemakaian E-Toll, penumpang taksi Blue Bird dipastikan bebas dari antrean di pintu tol.
 
GM Blue Bird Area Bali-Lombok dr. Putu Gede Panca Wiadnyana menjelaskan, penggunaan kartu tol elektronik ini merupakan program 'cashless' atau non uang tunai dari Blue Bird Group. 
 
"Salah satu bentuknya di pintu tol kita hindari pemakaian uang tunai dimana pengemudi taksi sudah dibekali kartu tol elektronik (E-Toll), langsung masuk ke Gate Tol Otomatis (GTO) dan tidak perlu antre,"jelas Panca.
 
Dengan menggunakan kartu E-Toll ini, sudah dipastikan tamu atau penumpang taksi Blue Bird tidak akan antre saat akan masuk tol Bali Mandara. Apalagi di waktu-waktu tertentu, antrean di pintu tol Bali Mandara ini cukup panjang.
 
"Jika tamu atau penumpang taksi ketika masuk tol saja sudah antre, khan 'mood' tamu sudah berubah. Jadi ini (kartu E-Toll) merupakan tambahan pelayanan dari kami untuk para penumpang taksi blue bird," ujar pria yang hobi bertani ini. 
 
Panca mengatakan, saat ini pihaknya sudah menggandeng bank BRI dan Mandiri untuk penyediaan kartu E-Toll. Ia menargetkan 100 persen pengemudi taksi Blue Bird sudah wajib menggunakan GTO atau non tunai.
 
"1.000 orang pengemudi taksi Blue Bird di Bali akan kita bagikan kartu tol elektronik yang bisa di top up atau isi ulang. Sampai Oktober nanti kita harapkan sudah tidak ada lagi pengemudi yang pakai uang cash saat akan masuk tol Bali Mandara,"ujarnya.  
 
Selain meningkatkan pelayanan terhadap penumpang, penggunaan kartu E-Tol juga akan mampu menghemat bahan bakar kendaraan. Karena jika antre di pintu tol selama 2 atau 3 menit, maka jumlah bahan bakar yang terbuang akan cukup signifikan jika dikalikan jumlah armada taksi yang ada. 
 
"Kita juga bisa melakukan penghematan bahan bakar karena tidak perlu antre lama.  Saat ini  kita juga  sudah 100 persen menggunakan bahan bakar pertalite yang pembeliannya juga dengan uang elektronik, kita larang penggunaan premium, karena kita tidak ikut menggunakan bahan bakar bersubsidi,"ujarnya.[bbn/psk]


Selasa, 13 Juni 2017 | 08:26 WITA


TAGS: tol bali mandara blue bird e toll



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: