Dua Kelompok Pemuda Ricuh Saat Bazzar Banjar Telugtug Petang

Selasa, 04 Juli 2017 | 07:11 WITA

Dua Kelompok Pemuda Ricuh Saat Bazzar Banjar Telugtug Petang

Salah satu pemuda terluka akibat perkelahian di Bazzar Banjar Telugtug. [bbcom]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Badung. Pelaksanaan bazzar di Banjar Telugtug, Desa Carangsari, Petang, Badung, Senin (3/7) dini hari, berubah menjadi kepanikan. Hanya karena salah paham, dua kelompok pemuda yang ikut dalam bazzar tersebut saling tantang berkelahi. 
 
Akibatnya, dua pemuda masuk rumah sakit setelah terkena tusukan di tangan, dan satu lagi babak belur dihajar.
 
Sumber dilapangan menyebutkan, bazzar yang berlangsung di Banjar Telugtug, Desa Carangsari, Petang, Badung, berlangsung hingga pukul 00.30 dini hari. Perkelahian awalnya dipicu oleh dua pemuda yang sedang bertengkar mulut di dalam bazzar. Namun, cekcok berhasil diredam oleh panitia bazzar. 
 
“Awalnya tengkar mulut saja antar dua pemuda, tapi berhasil dilerai panitia,” ujar sumber petugas Polres Badung, Senin (3/7) kemarin.
 
Walau pertengkaran keduanya sudah dilerai, namun keributan akibat salah paham itu malah berlanjut. Kedua pemuda tadi  mengadu ke kelompoknya yang ada di bazaar tersebut dan akibatnya masing-masing kelompok tidak terima.
 
Bazzar yang sebelumnya berjalan lancar dan aman tiba-tiba berubah menjadi kepanikan. Warga setempat berteriak histeris melihat perkelahian dua kelompok pemuda. Apalagi dalam perkelahian tersebut, salah seorang pemuda berinisial IKS (45) asal Banjar Ubud, Desa Getasan Petang, membawa pisau lipat. Pisau kecil dan tajam itu berhasil melukai telapak tangan seorang pemuda berinisial IGNW (24), asal Banjar Pemijian, Desa Carangsari, Petang, Badung.
 
“Ada yang membawa pisau lipat. Salah satu kelompok terkena dibagian telapak tangan,” ujar sumber yang enggan disebut namanya itu.
 
Tidak terima rekannya ditebas pisau lipat, kelompok pemuda kemudian menyerang IKS yang membawa membawa pisau lipat tersebut. Naas, IKS dihajar hingga babak belur dan terpaksa menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
 
“IKS yang membawa pisau lipat dipukuli beramai-ramai. Wajahnya babak belur dan dilarikan ke rumah sakit,” ungkap sumber.
 
Dikonfirmasi terkait kejadian, Kapolres Badung, AKBP Yudith Satriya Hananta membenarkan kejadian di bazzar tersebut. 
 
“Kejadiannya kemarin subuh sekitar jam setengah 1 malam,” ujarnya kepada wartawan, kemarin (3/7).
 
Kapolres mengatakan pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan olah TKP. Barang bukti pisau lipat sudah diamankan. 
 
“Kami sudah meredam situasi agar tetap kondusif. Kami juga sudah berkoordinasi dengan panitia bazzar, serta koordinasi dengan Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) seperti Camat dan Kepala Desa/Perbekel,” tegasnya. 
 
Sementara ini, pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. 
 
“Masih dalam proses pemeriksaan. Belum ada penetapan tersangka. Untuk sementara identitas pelaku sudah kami kantongi,” tegasnya. [spy/wrt]


Selasa, 04 Juli 2017 | 07:11 WITA


TAGS: perkelahian pemuda



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1594