Wagub Ajak Dialog Sejumlah Tokoh untuk Kembangkan Pariwisata Bali

Jumat, 07 Juli 2017 | 07:11 WITA

Wagub Ajak Dialog Sejumlah Tokoh untuk Kembangkan Pariwisata Bali

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Gede Yuniarta Putra mengumpulkan sejumlah tokoh pariwisata untuk duduk dan diskusi bersama dalam membahas perkembangan pariwisata Bali kedepan, diskusi  berlangsung di Gedung Wiswasabha Pratama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (7/6).
 
Diskusi ini untuk membahas berbagai upaya untuk memperbaiki serta mengembangkan pariwisata di Bali guna mendukung target 20 juta wisatawan mancanegara (Wisman) pada 2019 mendatang. 
 
Dalam diskusi yang berlangsung selama dua jam, Sudikerta menginginkan agar sektor pariwisata Bali tetap eksis dan secara ekonomis mampu memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terkait dengan harapan tersebut, Sudikerta menekankan agar pelaku pariwisata lebih aware terhadap perubahan situasi sehingga dapat mengambil langkah antisipasi untuk menghadapi makin ketatnya persaingan. Jika tidak peka, dia khawatir suatu ketika Bali akan tertinggal. 
 
“Untuk itu saya harap dalam diskusi kita kali ini, dapat muncul ide-ide brilliant dalam mengembangkan pariwisata Bali, baik dari segi infrastruktur maupun penambahan destinasi  baru sehingga tidak ada kesan menoton dalam perkembangan pariwisata Bali. Suatu pembaharuan juga dapat memberikan daya tarik yang baru bagi wisatawan agar mereka tidak cepat berpaling ke daerah lain,” tutur orang nomor dua di Bali tersebut. 
 
Pada Diskusi yang dipandu oleh Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali Dr. Gusti Kade Sutawa, mengatakan bahwa permasalahan pariwisata saat ini masih sangat kompleks seperti permasalahan sampah, kemacetan dan persaingan tariff dalam dunia perhotelan masih tidak bisa dihindarkan. Terkait dengan pemerataan pembangunan, Ia mengusulkan agar Pemerintah segera membangun akses penghubung antara Bali Utara dengan Bali selatan, dan membangun destinasi wisata baru di Bali Utara sehingga wisatawan tidak hanya terpusat di Bali selatan semata. 
 
Tidak hanya itu, Ia juga mengatakan perkembangan hotel di Bali juga semakin pesat dan menimbulkan berbagai dampak diantaranya adalah kemacetan.
 
Untuk itu ia meminta pemerintah untuk melakukan riset terkait daya tampung dan berapa sebenarnya Bali membutuhkan Hotel agar tidak terjadi over capacity pembangunan hotel di Bali. [rls/prov/wrt]


Jumat, 07 Juli 2017 | 07:11 WITA


TAGS: pariwisata bali



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1594