Dewan Bali Hadirkan Parlemen Digital

Selasa, 11 Juli 2017 | 10:23 WITA

Dewan Bali Hadirkan  Parlemen Digital

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. DPRD Bali mengusulkan adanya parlemen digital untuk mendukung adanya keterbukaan publik sejalan dengan pesatnya teknologi. 
 
Parlemen digital merupakan terobosan dalam proses pendewasaan demokrasi di Indonesia yang memiliki visi transparasi dan partisipasi publik. Publik harus tahu aktivitas dan kinerja dewan. Publik diberikan kesempatan untuk berpartsipasi. Jika selama ini masyarakat menyampaikan aspirasi dengan berdemo, maka sekarang dapat dilakukan secara online. 
 
Ketua DPRD I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos., M.Si. mengatakan, sebagai pimpinan Lembaga, dalam era keterbukaan informasi yang berkembang secara global ini, Parlemen harus menyesuaikan. Rakyat bisa mengakses langsung apa yang dikerjakan oleh Dewan, apa yang akan direncanakan, dan apa keinginan masyarakat, lewat Parelemen Digital.
 
"Intinya saya sebagai pimpinan lembaga sangat menyambut baik, bisa membuka pikiran masyarakat dan kita di Parlemen dengan Pemerintah Provinsi Bali, sehingga apa yang dirancang menjadi satu kesatuan, informasi sudah nyambung sebelum kita laksanakan," katanya. 
 
DR. I Nyoman Sugawa Korry, SE., Ak., MM. Wakil Ketua DPRD mengatakan PNS yang ditugaskan sebagai Humas di DPRD sudah sejalan dengan tujuan perkembangan jaman, melaksanakan inovasi di bidang informasi dan komunikasi. Sekarang dengan berkembang dan tumbuhnya teknologi informasi, maka semua SDM yang bergerak di bidang kehumasan harus mengikuti dalam bentuk inovasi pula, agar informasi dan mission yang disampaikan itu sampai kepada seluruh masyarakat bukan hanya di internal DPRD. 
 
"Jadi kami menyambut baik dan bergembira atas inovasi yang telah dilakukan, sistem komunikasi dan sistem kehumasan yang dikaukan di DPRD ini," katanya.
 
Kata dia, melalui Diklat yang diperoleh kita berharap teknologi kehumasan semakin maju dan semakin mudah diakses seluruh lapiran masyarakat, sehingga sebagai tempat rumah rakyat DPRD sebagai wakil rakyat itu gagasannya pikirannya dan apa yang dilakukan bisa sampai kepada masyarakat dan mendapat respon balik dari masyarakat sehingga menjadi lebih sempurna, yang digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.
 
"Dengan digital ini adalah satu langkah maju, di mana masyarakat bisa mengakses melalui facebook, dan media lainnya melalui internet, sehingga tidak manual lagi, sekali diinformasikan semua masyarakat mendapat mengakses dan diharapkan dengan informasi itu masyarakat memberikan umpan balik memberikan masukan," sebutnya. 
 
Konsep parlemen digital adalah parlemen yang dekat dengan masyarakat, maka diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengetahui aktivitas dan kegiatan dewan. Masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya secara terbuka dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, baik melalui website maupun berbagai media sosial yang ada. 
 
Hadirnya parlemen digital sebagai parlemen yang terbuka dan menuju pada parlemen yang modern, diharapkan akan dapat meningkatkan kinerja lembaga dewan. [rls/drd/wrt]


Selasa, 11 Juli 2017 | 10:23 WITA


TAGS: parlemen digital



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1594